Pengertian senam adalah – Apa yang dimaksud dengan senam? Berapa banyak jenis olahraga? Apa yang dimaksud dengan latihan aerobik? Apa yang dimaksud dengan senam ritmik? Apa yang membedakan jenis olahraganya? Latihan aerobik termasuk salah satu jenis olahraga?

Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang pengertian senam menurut para ahli, sejarah, manfaat, prinsip dan macam-macam senam secara lengkap.


Baca Juga : Pengertian Kebugaran Jasmani

Isi

bersembunyi

1
Pengertian Senam

2
Pengertian Senam Menurut Para Ahli

2.1
Mahendra (2000:14)

2.2
Peter H. Werner dalam Muhajir (2006:70)

2.3
Muhajir (2006:71)

2.4
Margono (2009:19)

2.5
Imam Hidayat dalam Hendra Agusta (2009:9)

2.6
Sutrisno dan Khafadi (2010:60)

2.7
Madjono (2010:1)

3
Sejarah Senam (Senam)

4
Sejarah Senam di Indonesia

5
Tujuan dan Manfaat Senam

6
Prinsip Latihan Senam

7
Berbagai jenis olahraga

7.1
Senam Artistik

7.2
Olahraga Senam Ritmik

7.3
Senam Akrobatik

7.4
Latihan Aerobik

7.5
Senam Trampolin

7.6
Senam Umum

Pengertian Senam

Secara etimologis, senam berasal dari kata bahasa Inggris “Gymnastic”, yang berasal dari kata gymnos yang melakukan latihan senam di ruangan khusus yang disebut gimnasium atau gimnasion.

Senam adalah suatu olahraga yang melibatkan pelaksanaan gerakan-gerakan yang memerlukan kekuatan, kecepatan dan keserasian dalam gerakan fisik yang teratur. Senam adalah salah satu cabang olahraga yang merupakan suatu latihan tubuh yang dipilih dan dikonstruksikan dengan sengaja, sadar dan sistematis yang terencana dengan tujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan dan menanamkan nilai-nilai mental dan spiritual.


Senam adalah segala bentuk pembelajaran jasmani yang disusun secara sistematis yang melibatkan gerakan-gerakan terpilih dan terencana untuk mencapai tujuan tertentu. Senam ritmik disebut sebagai senam dasar. Ada beberapa jenis olah raga, antara lain olah raga aerobik, olah raga ritmis dan lain sebagainya.

Pengertian Senam Menurut Para Ahli

Mahendra (2000:14)

Senam merupakan kegiatan utama yang paling bermanfaat dalam mengembangkan komponen fisik dan kemampuan motorik.


Peter H. Werner dalam Muhajir (2006:70)

Senam adalah latihan tubuh di lantai atau di atas peralatan yang dirancang untuk meningkatkan daya tahan, kekuatan, kelenturan, ketangkasan, koordinasi dan pengendalian diri.

Muhajir (2006:71)

Senam merupakan kegiatan pokok yang paling bermanfaat untuk mengembangkan komponen jasmani dan komponen gerak.

Margono (2009:19)

Senam merupakan gerak badan yang dipilih dan diciptakan dengan suatu rencana, disusun secara sistematis dengan tujuan membentuk dan mengembangkan pribadi secara harmonis.

Imam Hidayat dalam Hendra Agusta (2009:9)

Senam adalah suatu bentuk olah tubuh yang dipilih dan dikonstruksi dengan sengaja, dilakukan secara sadar dan terencana, disusun secara sistematis dengan tujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan dan menanamkan nilai-nilai mental dan spiritual.


Sutrisno dan Khafadi (2010:60)

Senam adalah segala bentuk latihan jasmani yang disusun secara sistematis yang melibatkan gerakan-gerakan terpilih dan terencana untuk mencapai tujuan tertentu.

Madjono (2010:1)

Senam adalah suatu bentuk latihan jasmani yang sistematis, teratur dan terencana dengan melakukan gerakan-gerakan tertentu untuk memperoleh manfaat bagi tubuh.

Sejarah Senam (Senam)

Senam berasal dari kata Gymnastics (Inggris) dan Gymnastiek (Belanda). Senam sendiri berasal dari kata pinjaman Yunani Gymnos yang berarti telanjang. Dalam bahasa Yunani, senam berasal dari kata gymnazein yang berarti melatih atau melatih diri. Pelatihan ini diperlukan agar para pemuda Yunani Kuno (sekitar tahun 1000 SM sampai sekitar tahun 476) dapat menjadi warga negara yang baik sesuai cita-cita negara dan menjadikan warganya sebagai manusia yang rukun.

Pada masa itu, kata gymnos atau senam mempunyai arti yang sangat luas, tidak terbatas pada pengertian yang dikenal saat ini. Kata ini mengacu pada kegiatan olahraga seperti gulat, atletik, dan tinju. Seiring berjalannya waktu, arti kata senam semakin menyempit dan disesuaikan dengan kebutuhan.

Senam pertama kali diperkenalkan di Yunani kuno. Senam berasal dari kata Senam, Senam artinya telanjang, karena pada saat itu orang berlatih tanpa menggunakan pakaian. Tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan latihan senam disebut gimnasium. Pada masa itu tujuan melakukan senam/senam adalah untuk memuja dewa Zeus pada saat upacara keagamaan.

Pada awal abad ke-20, senam menjadi pokok pendidikan di sekolah-sekolah Amerika. Ini adalah upaya Dr.JFWilliams, Dr.Dubly Sorgen dan Thomas D.Wood.

Frederik Jahn adalah bapak senam, ia menggabungkan pelatihan senam dengan penampilan patriotik. Selain itu, ia juga menemukan beberapa peralatan senam seperti palang horizontal, palang sejajar, sikap silang, dan lompat.

Sejarah Senam di Indonesia

Senam di Indonesia sudah dikenal sejak zaman penjajahan Belanda. Pada masa itu senam dikenal dengan sebutan “Gymnastiek” dan pada zaman Jepang dikenal dengan “Taiso”. Kemungkinan penggunaan istilah “senam” dikenal bersama dengan kata olah raga sebagai pengganti kata olah raga.

Menjelang pesta olah raga Ganefo I di Jakarta pada tahun 1963, dimana senam artistik merupakan salah satu cabang olah raga yang dipertandingkan, untuk itu perlu dibentuk suatu organisasi yang fungsinya untuk mempersiapkan para pesenam, muncullah senam artistik di Indonesia.

Pada tanggal 14 Juli 1963, para tokoh olah raga Indonesia membentuk organisasi senam di Indonesia dengan nama PERSANI (Persatuan Senam Seluruh Indonesia). Organisasi ini berhasil melatih dan mencetak atlet-atlet senam yang dapat tampil di Ganefo I dan untuk pertama kalinya pesenam Indonesia berkompetisi di tingkat internasional.

Baca Juga: Materi Sepak Bola

Kemudian, tim senam diikutsertakan dalam Konferensi Asia Afrika Pertama dan di Ganefo Asia, Indonesia memanggil pelatih dari RRT untuk mempersiapkan atlet Indonesia dengan harapan Indonesia mengalami kemajuan dalam prestasi senam. Namun sangat disayangkan, hal tersebut harus terhenti sementara karena situasi politik di Indonesia yaitu munculnya Gerakan 30 September (G30S/PKI) sehingga para pelatih asal RRC harus dipulangkan ke negaranya.

Tujuan dan Manfaat Senam

Tujuan olahraga adalah untuk memelihara kesehatan jasmani dan kesehatan secara umum, serta meningkatkan keterampilan olahraga tertentu. Manfaat senam dan kegiatan olah raga ringan lainnya antara lain:

  • Untuk menghambat proses degeneratif atau penuaan
  • Memperoleh kebugaran jasmani yang baik yang terdiri dari unsur kekuatan otot, kelenturan sendi, kelincahan, kelenturan, kebugaran kardiovaskuler, dan kebugaran neuromuskular apabila olahraga dilakukan secara rutin.
  • Menyeimbangkan jumlah osteoblas dan osteoklas
  • Memperlancar sirkulasi darah
  • Meningkatkan volume darah.
  • Meningkatkan konsep diri.

Menurut Sutrisno dan Khafadi (2010:145), dengan melakukan olah raga seseorang dapat mempunyai bentuk tubuh yang ideal, indah, bugar dan kuat. Sementara itu, Agus Mahendra berpendapat manfaat olahraga meliputi manfaat fisik, mental, dan sosial.

Prinsip Latihan Senam

Menurut Sadoso (1997:20), penguatan kondisi latihan olahraga harus mempunyai prinsip SPORT, yaitu:

  • Menentukanyaitu keistimewaan menghilangkan metode latihan yang hanya berdasarkan perkiraan, dimana dalam kegiatan latihan tubuh perlu dikondisikan dengan latihan yang sesuai.
  • Kemajuanyaitu menguji/menantang kemampuan tubuh secara bertahap, kemudian bertingkat karena akan membantu dalam pembentukan otot.
  • Kelebihan muatanyaitu menambah beban latihan dengan cara meningkatkan intensitas, durasi atau frekuensi tingkat latihan yang dilakukan.
  • Reversibilitasyaitu kesinambungan latihan, jika berhenti berlatih maka akan terjadi penurunan keterampilan, daya tahan, kekuatan dan lain sebagainya.
  • Efek pelatihanyaitu mempraktikkan suatu kegiatan tertentu yang dilakukan secara bertahap dan progresif untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan jantung dan paru-paru.

Berbagai jenis olahraga

Berdasarkan Federation Internationale de Gymnastique (FIG)Senam dibagi menjadi enam kelompok yaitu senam artistik, olahraga senam ritmik, senam akrobatik, olahraga aerobik, senam trampolin, dan senam umum.

Senam Artistik

Senam artistik merupakan salah satu jenis senam yang sering dipertandingkan. Gerakan senam ini tersusun dari peralatannya masing-masing dan telah ditentukan sesuai dengan perlombaan yang ada. Contoh senam artistik antara lain senam lantai atau disebut juga senam bebas karena pada saat melakukan gerakan senam tidak menggunakan alat; kuda pelana; palang sejajar; satu batang; bar bertingkat dan sebagainya.

Olahraga Senam Ritmik

Senam ritmik sportif merupakan salah satu jenis senam yang dikembangkan dari senam ritmik yang diiringi irama musik sehingga menghasilkan gerak tubuh dan instrumen yang indah. Senam ritmik disebut juga ritme.

Senam Akrobatik

Senam akrobatik merupakan salah satu jenis senam yang mengontrol gerakan akrobatik sehingga latihannya banyak mengandung gerakan jungkir balik sedangkan pesenam harus mendarat dengan tangan dan bahu pasangannya.

Latihan Aerobik

Olahraga aerobik merupakan salah satu jenis senam yang merupakan pengembangan dari aerobik berupa tarian atau senam tertentu, kemudian dipadukan dengan akrobatik sulit.

Senam Trampolin

Senam trampolin merupakan salah satu jenis senam yang merupakan pengembangan dari senam yang dilakukan di atas trampolin.

Senam Umum

Senam umum adalah semua jenis senam selain kelima senam di atas. Seperti senam aerobik, senam pagi, dan senam SKJ.

Berdasarkan Restianti (2010:10-24)ada beberapa jenis olah raga, antara lain:

  • Latihan lantai misalnya meliputi gerakan berguling, gerakan kayak, posisi lilin, gerakan berguling elastis, gerakan berguling ke depan, dan gerakan tangan berdiri.
  • Kuda lompat misalnya kuda-kuda pelana, ring, palang sejajar, palang ganda, palang tunggal, balok keseimbangan.

Baca Juga : Pengertian Pembuluh Darah

Demikianlah artikel yang membahas tentang pengertian senam menurut para ahli, sejarah, manfaat, prinsip dan macam-macam senam secara lengkap. semoga bermanfaat


Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *