Fungsi otak – Apa itu otak? Apa fungsi otak? Jelaskan bagian-bagian otak dan fungsinya! Apa peran masing-masing bagian otak?

Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang pengertian otak, struktur anatomi bagian-bagian, fungsi, gambaran dan penyakit otak secara lengkap.


Baca Juga : Fungsi Sel Saraf

Isi

bersembunyi

1
Memahami Otak

2
Fungsi otak

3
Struktur Otak

4
Bagian Otak

4.1
Otak Besar (Otak Besar)

4.1.1
Lobus Frontal

4.1.2
Lobus Parietal

4.1.3
Lobus Oksipital

4.1.4
Lobus temporal

4.2
Otak kecil (otak kecil)

4.3
Batang Otak (Brainsteam)

4.3.1
Otak Tengah (Mesencephalon)

4.3.2
Medulla oblongata

4.3.3
Memukul

4.4
Sistem Limbik

5
Penyakit dan Infeksi Otak

5.1
Tumor otak

5.2
Glioblastoma

5.3
Hidrosefalus

5.4
Hidrosefalus Tekanan Normal

5.5
Psedotumor otak kecil

5.6
Epilepsi

5.7
Abses Otak

5.8
Radang otak

5.9
Meningitis

5.10
Gegar

5.11
Pukulan

Memahami Otak

Otak merupakan pusat sistem saraf pada vertebrata dan invertebrata lainnya. Otak manusia merupakan suatu struktur pengatur pusat yang mempunyai volume sekitar 1.350 cc dan terdiri dari 100 juta sel saraf atau neuron.

Fungsi otak

Berikut peran dan fungsi otak, antara lain:


  • Sebagai pusat pengaturan untuk melakukan berbagai aktivitas seperti kognisi, pemecahan masalah, merangsang kreativitas, merencanakan sesuatu, mengendalikan perasaan, berbicara secara umum, memberikan penilaian, dan lain-lain.
  • Sebagai alat sensor berbagai perasaan, seperti tekanan, respon terhadap sentuhan, tekanan, dan menimbulkan rasa sakit.
  • Sebagai alat penerjemah verbal sehingga dapat mendengar, menangkap dan mengartikan informasi serta dapat menangkap bahasa dalam bentuk suara.
  • Sebagai pusat pengaturan segala koordinasi gerak antar otot-otot tubuh dan pengatur keseimbangan, sehingga seseorang dapat bergerak dan tidak terjatuh.
  • Sebagai pusat penerimaan informasi visual untuk diterjemahkan ke dalam bentuk visual sesuai dengan bentuk aslinya.
  • Sebagai penerjemah visual manusia, seperti memperbesar atau memperkecil pupil, menggerakkan bola mata, dan mengatur gerak tubuh manusia.
  • Untuk mengontrol fungsi otomatis otak, seperti mengatur detak jantung, mengatur pernafasan, mengatur peredaran darah, dan mengatur sistem pencernaan.
  • Sebagai penjaga tubuh, baik tertidur maupun terjaga.
  • Menghasilkan perasaan, emosi, menimbulkan rasa lapar, mengatur produksi hormon, merangsang perasaan senang, menimbulkan rasa haus, mengatur metabolisme tubuh, menjaga homeostatis, dan mengatur memori jangka panjang.

Struktur Otak

Otak manusia terbentuk dari dua sel yaitu sel glial dan sel neuron. Pengertian sel glial adalah salah satu jenis sel pelindung neuron atau disebut juga dengan sel pelapis neuron. Sedangkan sel neuron merupakan sel saraf yang membawa informasi yang dibutuhkan tubuh ke otak. Neuron membawa informasi ini dalam bentuk potensial aksi.

Neuron saling berhubungan dengan neuron lainnya, neuron yang satu akan membawa informasi berupa potensial aksi ke neuron lainnya dengan membawa bahan kimia yang disebut neurotransmitter. Neurotransmiter dibawa dan ditransmisikan melalui sinapsis. Manusia atau makhluk hidup lainnya memiliki ratusan hingga jutaan neuron yang saling berhubungan untuk membawa berbagai informasi ke otak.


Bagian Otak

Anatomi otak terbagi menjadi beberapa bagian, antara lain:

Otak Besar (Otak Besar)

Otak besar adalah bagian terbesar dari otak. Otak besar merupakan bagian yang membedakan otak manusia dengan otak hewan. Dengan otak yang besar, manusia dapat berpikir, mengendalikan pikiran, berbicara dan mengingat. Kecerdasan seseorang juga diukur berdasarkan kemampuan besar otaknya. Otak besar terdiri dari beberapa bagian, antara lain:

Baca Juga : Pengertian Akson

Lobus Frontal

Ini adalah bagian otak besar yang terletak di bagian depan. Lobus frontal berhubungan dengan perilaku manusia, seperti kemampuan bergerak, kognitif, perencanaan, pemecahan masalah, kreativitas, pusat kendali perasaan, seks, dan kemampuan berbahasa.

Lobus Parietal

Ini adalah bagian otak besar yang berada di tengah. Lobus Parietal berhubungan dengan proses sensorik tubuh seperti tekanan, sentuhan, perabaan dan lain-lain.


Lobus Oksipital

Ini adalah bagian otak besar yang terletak di bagian belakang. Lobus ini berkaitan dengan fungsi penglihatan (penglihatan) manusia, sehingga tubuh mampu membedakan berbagai hal yang terlihat oleh mata.

Lobus temporal

Ini adalah bagian otak besar yang terdapat di sisi kiri dan kanan otak. Lobus temporal berhubungan dengan suara (verbal) manusia, sehingga manusia dapat berbicara dan membedakan berbagai bahasa.

Otak kecil (otak kecil)

Otak kecil merupakan bagian otak yang berada di bawah lobus oksipital otak besar, tepatnya di bagian belakang kepala, otak kecil terhubung dengan leher bagian atas. Fungsi otak kecil adalah mengendalikan gerak, mengendalikan koordinasi antar otot, mengatur keseimbangan tubuh, mengatur sikap dan posisi tubuh. Dengan demikian, gerakan tidak terkoordinasi dan tidak dapat mengontrol fungsi otot jika otak kecil tidak ada.

Batang Otak (Brainsteam)

Batang otak terletak di leher bagian atas dan memanjang hingga ke sumsum tulang belakang. Fungsi batang otak adalah mengatur fungsi dasar manusia, seperti proses pernafasan, proses detak jantung, dan proses fungsi ginjal, serta hal-hal vital lainnya bagi manusia. Bagian batang otak, antara lain

Otak Tengah (Mesencephalon)

Otak tengah adalah bagian batang otak yang menghubungkan otak besar dan otak kecil. Otak tengah berkaitan dengan proses penglihatan manusia.

Medulla oblongata

Medula oblongata adalah titik awal saraf yang menuju ke tulang belakang dan seluruh tubuh. Medula oblongata berkaitan dengan pengendalian fungsi otomatis organ manusia.

Memukul

Pons otak merupakan bagian batang otak yang terletak di bawah medula oblongata. Fungsi pons otak adalah mengatur dan mengirimkan berbagai informasi ke bagian otak lainnya.

Sistem Limbik

Yang dimaksud dengan sistem limbik adalah bagian otak yang terletak di bagian tengah otak. Komponen sistem limbik antara lain hipotalamus, talamus, amigdala, korteks limbik, dan hipokampus.

Sistem limbik berkaitan dengan pikiran sadar manusia, misalnya pusat emosi, pusat data, pusat rasa haus, pusat rasa lapar, pusat gairah seks, dan lain sebagainya. LeDoux mengartikan sistem limbik sebagai wadah berbagai keinginan manusia, penghargaan, kejujuran, dan tempat asal mula cinta dan benci.

Baca Juga : Pengertian Sinapsis

Penyakit dan Infeksi Otak

Berikut beberapa penyakit dan infeksi otak termasuk yi

Tumor otak

Tumor otak adalah setiap pertumbuhan jaringan abnormal di otak, baik jinak maupun ganas (kanker), yang mengakibatkan tekanan intrakranial dan dapat mendorong posisi normal otak.

Glioblastoma

Gioblastoma merupakan jenis kanker otak agresif yang tumbuh sangat cepat dan umumnya sulit disembuhkan.

Hidrosefalus

Hidrosefalus adalah suatu kondisi dimana cairan serebrospinal pada tengkorak meningkat secara tidak normal, hal ini disebabkan karena cairan tersebut tidak mengalir dengan baik.

Hidrosefalus Tekanan Normal

Hidrosefalus tekanan normal merupakan salah satu jenis hidrosefalus yang sering menyebabkan gangguan aliran cairan serebrospinal. Kondisi ini biasanya disertai penyakit lain seperti inkontinensia urin dan demensia. Meski cairan di otak meningkat, namun tekanan di otak tetap normal.

Psedotumor otak kecil

Psedotumor cerebri atau tumor otak palsu adalah suatu kondisi dimana tekanan di tengkorak meningkat tanpa sebab. Gejala umum dari kondisi ini meliputi mual, pusing, sakit kepala, dan perubahan penglihatan.

Epilepsi

Epilepsi adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kejang berulang di otak akibat aktivitas listrik yang tidak normal dan berlebihan. Penyebab epilepsi antara lain stroke, infeksi otak, dan cedera kepala.

Abses Otak

Abses otak merupakan suatu kondisi dimana terdapat kantong infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Untuk mengatasi kondisi ini, antibiotik atau pembedahan dapat diberikan pada area yang terkena.

Radang otak

Ensefalitis adalah peradangan jaringan otak yang disebabkan oleh infeksi virus. Seringkali meningitis dan ensefalitis terjadi bersamaan dan disebut meningoensefalitis.

Meningitis

Meningitis adalah peradangan pada selaput otak atau sumsum tulang belakang dan penyebab umum meningitis adalah infeksi. Gejala umum meningitis termasuk kebingungan, demam, sakit kepala, dan leher kaku.

Gegar

Gegar otak merupakan cedera pada otak yang menyebabkan fungsi otak mengalami gangguan sementara dan seringkali disertai kebingungan dan tidak sadarkan diri.

Pukulan

Stroke adalah suatu kondisi dimana aliran darah dan oksigen ke jaringan otak terganggu secara tiba-tiba.

Baca Juga : Pengertian Dendrit

Demikian artikel lengkap membahas tentang pengertian otak, struktur anatomi, fungsi, gambaran dan penyakit otak. semoga bermanfaat


Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *