Fungsi Otak Kecil – Apa fungsi otak kecil? Apa jadinya jika terjadi cedera pada otak kecil? Apa fungsi otak besar dan otak kecil? Apa fungsi otak besar dan otak kecil? Apa jadinya jika seseorang mengalami gangguan otak kecil?

Agar lebih memahaminya kali ini kita akan membahas tentang otak kecil mulai dari pengertian otak kecil secara lengkap, struktur, bagian-bagian, fungsi dan kelainan pada otak kecil.


Baca juga: Pengertian Otak Besar

Isi

bersembunyi

1
Memahami Otak Kecil

2
Fungsi Otak Kecil (Cerebellum)

3
Struktur dan Bagian Otak Kecil (Cerebellum)

3.1
Materi Abu-Abu (Materi Abu-Abu)

3.2
Materi Putih (Materi Putih)

3.3
otak kecil

3.4
Spinoserebellum

3.5
Vestibulocerebellum

4
Gangguan Otak Kecil

Memahami Otak Kecil

Otak kecil atau dalam bahasa Inggris disebut cerebellum merupakan bagian dari sistem saraf pusat yang terletak di bagian atas batang otak. Fungsi otak kecil atau cerebellum adalah mengontrol pergerakan dan keseimbangan tubuh manusia.

Bentuk otak kecil sama dengan otak besar, menyempit di bagian tengah. Ukuran otak kecil hampir sebesar kepalan tangan dan beratnya sekitar 1/8 dari total berat otak.


Fungsi Otak Kecil (Cerebellum)

Fungsi dan peranan otak kecil antara lain:

  • Mengontrol otot untuk pergerakan tubuh.
  • Mengatur postur dan keseimbangan tubuh.

Selain berperan penting dalam mengatur sistem motorik, otak kecil juga terlibat dalam beberapa fungsi kognitif seperti bahasa, emosi, dan perhatian individu.


Struktur dan Bagian Otak Kecil (Cerebellum)

Mekanisme kerja otak kecil lebih cepat dibandingkan bagian otak lainnya karena otak kecil tersusun atas lebih dari 40 juta serabut saraf. Otak kecil terdiri dari dua belahan yang membagi otak kecil menjadi dua bagian yaitu kanan dan kiri.

Struktur otak kecil terdiri dari 2 jaringan yaitu :

Materi Abu-Abu (Materi Abu-Abu)

Materi abu-abu merupakan komponen utama sistem saraf pusat, mengandung badan sel saraf, sel glial, dan kapiler. Fungsi materi abu-abu otak adalah sebagai pusat analisis informasi.

Materi Putih (Materi Putih)

Materi putih merupakan komponen sistem saraf pusat yang tersusun atas akson yang dilapisi mielin. Fungsi white matter otak adalah menghubungkan pusat-pusat informasi yang diperoleh otak.


Bagian luar otak kecil disebut korteks dan bagian terdalam disebut medula. Terdapat 3 (tiga) lapisan pada korteks, antara lain:

  • Lapisan molekuler, yaitu lapisan terluar dari korteks yang berisi sel-sel saraf kecil, sel-sel saraf yang tidak ditutupi oleh membran mielin dan sel glial.
  • Lapisan Purkinje (ganglionik), yaitu lapisan yang tersusun atas banyak sel Purkinje berukuran besar dan berbentuk seperti botol. Dendrit sel-sel ini bercabang dan memasuki lapisan molekuler.
  • Lapisan granular, yaitu lapisan paling dalam, tersusun atas sel-sel kecil dengan 3-6 dendrit.

Bagian-bagian otak kecil (cerebellum) dikelompokkan menjadi 3 (tiga), antara lain :

Secara anatomi, otak kecil mempunyai 3 (tiga) lobus, antara lain:

  • Lobus Anterior (Depan).
  • Lobus Posterior (Kembali)
  • Lobus Flokulonodular

Lobus-lobus ini dipisahkan oleh dua fisura, yaitu fisura primer dan fisura posterolateral.

Baca Juga: Fungsi Otak Manusia

Berdasarkan zonanya, otak kecil dibagi menjadi beberapa bagian, antara lain:

  • Vermis, yaitu zona yang memisahkan otak kecil menjadi dua belahan, kiri dan kanan.
  • Zona Menengah
  • belahan bumi lateral

Struktur antara zona perantara dan zona lateral belahan bumi tidak memiliki perbedaan.

Berdasarkan fungsinya, otak kecil terbagi menjadi 3 bagian utama, yaitu:

otak kecil

Cerebrocerebellum adalah bagian terbesar dari otak kecil. Fungsi otak kecil adalah mengatur gerakan motorik dan mengevaluasi informasi sensorik agar dapat melakukan gerakan yang tepat. Cerebrocerebellum menerima masukan informasi dari korteks serebrum.

Spinoserebellum

Spinocerebellum merupakan bagian otak kecil yang berfungsi mengatur pergerakan tubuh melalui sistem proprioception, yaitu sensasi yang didapat tubuh melalui rangsangan dan aktivitas otot tertentu. Proprioception dipantau oleh proprioseptor di ujung saraf, otot, tendon dan sendi. Informasi yang diterima dari spinocerebellum dapat berasal dari sumsum tulang belakang, saraf trigeminal, dan sistem pendengaran.

Vestibulocerebellum

Vestibulocerebellum merupakan bagian otak kecil yang berfungsi mengatur keseimbangan tubuh dan pergerakan mata. Untuk mengatur keseimbangan tubuh, vestibulocerebellum menerima masukan dari sistem vestibular dari saluran setengah lingkaran di telinga. Sedangkan pada pergerakan mata, vestibulocerebellum menerima informasi dari korteks visual.

Gangguan Otak Kecil

Gangguan pada otak kecil ditandai dengan ataksia, yaitu kurangnya kemampuan otot dalam mengkoordinasikan gerakan volunter seperti berjalan. Ada banyak kondisi medis atau penyakit yang dapat menyebabkan gangguan pada otak kecil seperti cedera kepala, stroke, Cerebral Palsy, penyakit autoimun, tumor, keracunan dan sindrom paraneoplastik.

Baca Juga : Fungsi Sel Saraf

Artikel ini membahas tentang pengertian otak kecil secara lengkap, struktur, bagian-bagian, fungsi dan kelainan pada otak kecil. semoga bermanfaat


Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *