Memahami Opini Audit – Apa yang dimaksud dengan opini audit? Sebutkan jenis-jenis opini audit? Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas pengertian opini audit menurut para ahli, tahapan dan jenis opini audit secara lengkap.

Baca juga : Definisi Audit

Isi

bersembunyi

1
Memahami Opini Audit

2
Pengertian Opini Audit Menurut Para Ahli

2.1
Kamus Standar Akuntansi (Ardiyos:2007)

2.2
Kamus Istilah Akuntansi (Tobing:2004)

3
Tahapan Opini Audit

4
Jenis Opini Audit

4.1
Opini Wajar Tanpa Pengecualian

4.2
Opini Wajar Tanpa Pengecualian yang Dimodifikasi

4.3
Opini dengan Pengecualian

4.4
Pendapat yang Merugikan

4.5
Penafian pendapat

5
Contoh Opini Audit

Memahami Opini Audit

Pengertian opini audit adalah laporan dari auditor profesional bahwa audit telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan akuntansi dengan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan.


Opini audit juga diartikan sebagai ungkapan auditor atas kewajaran informasi laporan keuangan berupa arus kas, kondisi keuangan dan materialitas objek yang telah diaudit.

Pengertian opini publik adalah informasi yang dapat diberikan kepada pengguna mengenai apa yang dilakukan auditor dan kesimpulan yang diambilnya.


Opini auditor nantinya akan digunakan dalam pengambilan keputusan yang menentukan kelangsungan perusahaan/organisasi.

Perumusan opini audit oleh auditor didasarkan pada standar pemeriksaan keuangan negara yang mengesahkan 4 standar pelaporan dari standar profesional akuntan publik yang ditetapkan oleh lembaga akuntan publik Indonesia.


Pendapat yang diberikan pemeriksa didasarkan pada beberapa hal, antara lain:

  • Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
  • Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan.
  • Kelengkapan pernyataan.
  • Efektivitas sistem pengendalian internal.

Pengertian Opini Audit Menurut Para Ahli

Kamus Standar Akuntansi (Ardiyos:2007)

Pengertian opini audit adalah informasi yang disampaikan oleh akuntan publik terdaftar sebagai hasil penilaian atas kewajaran pencatatan informasi keuangan perusahaan.

Baca juga : Pengertian Audit Manajemen

Kamus Istilah Akuntansi (Tobing:2004)

Pengertian opini audit adalah laporan yang disampaikan oleh auditor terdaftar mengenai pemeriksaan yang telah dilakukan sesuai dengan norma atau aturan pemeriksaan akuntan beserta pendapat mengenai kewajaran catatan informasi keuangan yang diperiksa.

Tahapan Opini Audit

Berikut tahapan pelaksanaan opini audit, antara lain:


  • Desain dan pemberitahuan strategi audit.
  • Melakukan pengendalian dan pengujian transaksi.
  • Penerapan prosedur analitis dan pengujian saldo secara rinci.
  • Sempurnakan dan publikasikan laporan audit.

Jenis Opini Audit

Terdapat 5 jenis opini audit berdasarkan Standar Akuntansi Profesional, antara lain:

Opini Wajar Tanpa Pengecualian

Opini wajar tanpa pengecualian adalah pendapat auditor apabila audit dilaksanakan sesuai dengan Standar Profesional Akuntan Publik, auditor tidak menemukan kesalahan material dalam keseluruhan laporan keuangan atau tidak terdapat penyimpangan dalam Standar Akuntansi Keuangan dasar. Penggunaan laporan seperti ini apabila terdapat kondisi seperti:

  • Bukti-bukti audit yang diperlukan telah dikumpulkan secara memadai dan pelaksana audit telah melaksanakan tugasnya sehingga dapat memastikan bahwa kinerja lapangan telah dipenuhi.
  • Telah mengikuti ketiga standar umum serikat pekerja.
  • Penyajian laporan keuangan auditan telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia dan sama dengan laporan-laporan sebelumnya. Selain itu, catatan kaki dan bagian lain laporan keuangan juga disertai penjelasan yang cukup.
  • Tidak ada ketidakpastian yang berarti mengenai perkembangan di masa depan yang tidak dapat diprediksi sebelumnya atau diselesaikan dengan sempurna.

Opini Wajar Tanpa Pengecualian yang Dimodifikasi

Opini wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelasan merupakan opini auditor yang dinyatakan dalam kondisi tertentu yang tidak mempunyai pengaruh langsung terhadap opini wajar. Penggunaan laporan seperti ini apabila terdapat kondisi seperti:

  • Beberapa pendapat yang dikemukakan oleh pelaksana audit didasarkan pada pendapat auditor independen lainnya.
  • Terdapat penyimpangan terhadap Standar Akuntansi Keuangan karena tidak adanya aturan yang jelas.
  • Pengaruh ketidakpastian mengenai peristiwa masa depan yang tidak dapat diprediksi pada tanggal laporan audit.
  • Ada keraguan mengenai kemampuan keberlanjutan perusahaan.
  • Terdapat perubahan material dalam penerapan prinsip akuntansi dalam 2 periode akuntansi.
  • Tidak termasuk data keuangan tertentu yang diwajibkan oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.

Baca juga : Pengertian Audit Internal

Opini dengan Pengecualian

Opini Wajar dengan Pengecualian adalah opini auditor yang diungkapkan ketika laporan keuangan dikatakan wajar dari sudut pandang material, namun terdapat penyimpangan pada item tertentu sehingga memerlukan pengecualian. Kemungkinan terjadinya pengecualian ini disebabkan oleh hal-hal berikut ini, seperti:

  • Kekurangan bukti.
  • Ruang lingkup terbatas.
  • Terdapat penyimpangan terhadap prinsip Standar Akuntansi Keuangan.

Pendapat yang Merugikan

Pendapat Tidak Wajar (Unfair Opinion) adalah pendapat yang diungkapkan dalam keseluruhan laporan. Hal ini dapat terjadi jika auditor harus menambahkan paragraf yang menunjukkan ketidakadilan laporan keuangan beserta dampak ketidakadilan tersebut terhadap laporan audit.

Penafian pendapat

Opini Disclaimer adalah opini yang diungkapkan ketika terdapat pembatasan ruang lingkup audit, sehingga auditor tidak dapat melaksanakan audit sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Dalam laporan yang dibuat, auditor perlu menjelaskan keterbatasan ruang lingkup klien yang berarti tidak dapat memberikan pendapat.

Contoh Opini Audit

Contoh Opini Wajar Dengan Pengecualian

Menurut pendapat kami, terlepas dari dampak yang mungkin timbul dari angka korespondensi yang telah dijelaskan pada paragraf Reasonable Opinion Basis dengan pengecualian, penyajian semua hal yang material dalam laporan keuangan adalah wajar, posisi keuangan CV. Anugrah Jaya tanggal 31 Desember 2019 serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik.

Baca juga : Memahami Kualitas Audit

Demikianlah artikel yang membahas tentang pengertian opini audit menurut para ahli, tahapan dan jenis opini audit secara lengkap. semoga bermanfaat


Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *