Memahami Filsafat – Apa yang dimaksud dengan filsafat? Apa pengertian filsafat menurut bahasa dan istilahnya? Apa fungsi filsafat? Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas pengertian filsafat menurut para ahli, fungsi dan macam-macam filsafat secara lengkap.

Baca juga : Memahami Konsep

Isi

bersembunyi

1
Pengertian Filsafat Secara Umum

2
Pengertian Filsafat Menurut Bahasa dan Istilah

3
Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli

3.1
Marcus Tullius Cicero (106 SM – 43 SM)

3.2
Aristoteles (384 SM – 322 SM)

3.3
Plato (427 SM – 347 SM)

3.4
Immanuel Kant (1724-1804)

3.5
Pudjo Sumedi AS., Drs., M.Ed. & Mustakim, S.Pd., MM

3.6
Rene Descartes

3.7
Al-Farabi

3.8
Ir. Proedjawijatna

3.9
Langeveld

3.10
Prof.Dr.Fuad Hasan

3.11
Bertrand Russel

3.12
Drs H. Hasbullah Bakry

3.13
Notonogo

3.14
Sidi Gazalba

3.15
Brubacher

3.16
N.Driyarkara

3.17
Prof.Dr.Muhammad Yamin

3.18
Johann Gotlich Fickte

3.19
Paul Nartorp

3.20
Harold H.Titus

3.21
Prof.Dr.Ismaun, M.Pd

4
Ciri-ciri Filsafat

5
Fungsi dan Tujuan Filsafat

6
Jenis Filsafat

6.1
Filsafat Islam

6.2
Filsafat Timur Tengah

6.3
Filsafat Barat

6.4
Filsafat Kristen

6.5
Filsafat Timur

Pengertian Filsafat Secara Umum

Secara umum pengertian filsafat adalah analisis terhadap masalah-masalah umum dan mendasar mengenai persoalan-persoalan seperti bahasa, akal, nilai-nilai, pengetahuan dan eksistensi.


Pengertian Filsafat adalah ilmu tentang segala peristiwa dalam kehidupan manusia, berpikir kritis dan dijelaskan melalui konsep-konsep dasar. Filsafat tidak dapat dipahami lebih baik dengan melakukan penelitian.

Secara historis, filsafat mencakup inti dari semua ilmu pengetahuan. Orang yang mempelajari filsafat disebut filsuf. Pythagoras konon merupakan tokoh yang mungkin pertama kali menyebut istilah filsafat.


Pengertian Filsafat Menurut Bahasa dan Istilah

Secara etimologis istilah filsafat berasal dari kata serapan bahasa Arab dan Yunani yaitu Philosophia yang terdiri dari kata “Phillia” yang berarti persahabatan, cinta dan lain-lain serta “Sophia” yang berarti kebijaksanaan. Jadi filsafat secara harafiah diartikan sebagai pencinta kebijaksanaan.

Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli

Marcus Tullius Cicero (106 SM – 43 SM)

Filsafat diartikan sebagai ilmu tentang suatu hal yang luhur dan usaha-usaha untuk mencapainya.


Aristoteles (384 SM – 322 SM)

Pengertian Filsafat adalah ilmu yang memuat kebenaran yang meliputi ilmu-ilmu metafisika, estetika, politik, ekonomi, etika dan retorika.

Plato (427 SM – 347 SM)

Pengertian filsafat adalah ilmu yang cenderung mencapai kebenaran asali.

Immanuel Kant (1724-1804)

Filsafat merupakan ilmu yang utama dan mendasar dari segala ilmu yang meliputi 4 permasalahan, seperti apa yang dapat diketahui? (dijawab oleh metafisika); “Apa yang bisa dilakukan? (dijawab dengan etika); “Di manakah harapan itu tercapai?” (dijawab oleh antropologi).

Pudjo Sumedi AS., Drs., M.Ed. & Mustakim, S.Pd., MM

Istilah filsafat berasal dari bahasa Yunani “philosophia”. Sejalan dengan perkembangan yang terjadi, filsafat dikenal dalam berbagai bahasa, antara lain Perancis, Belanda, Jerman yaitu “filosofis”; Bahasa Inggris adalah “filsafat”; Bahasa Latin adalah “filsafat”; dan bahasa Arab yaitu “falsafah”.


Baca juga : Pengertian Pendidikan

Rene Descartes

Filsafat merupakan gabungan seluruh ilmu pengetahuan yang menjadikan Tuhan, manusia, dan alam sebagai dasar penyelidikan.

Al-Farabi

Pengertian Filsafat adalah ilmu tentang alam dan mempunyai tujuan untuk menyelidiki hakikatnya yang sebenarnya.

Ir. Proedjawijatna

Filsafat juga diartikan sebagai ilmu yang berupaya menemukan sebab-sebab segala sesuatu hanya dengan pemikiran.

Langeveld

Makna filsafat adalah memikirkan persoalan-persoalan yang bersifat final dan menentukan, yaitu persoalan keadaan, ketuhanan, keabadian dan kemerdekaan.

Prof.Dr.Fuad Hasan

Filsafat merupakan upaya berpikir radikal, artinya akar suatu gejala bermula dari akar hal yang dipertanyakan. Dengan menggunakan penyelidikan radikal ini, filsafat mencoba mencapai kesimpulan umum.

Bertrand Russel

Filsafat adalah sesuatu yang ada antara teologi dan sains. Dalam teologi, filsafat memuat pemikiran tentang masalah pengetahuan definitif yang sejauh mana tidak dapat ditentukan. Sedangkan dalam sains, filsafat menitikberatkan pada nalar manusia dibandingkan otoritas tradisi atau wahyu.

Drs H. Hasbullah Bakry

Pengertian Filsafat adalah suatu ilmu yang mendalami segala sesuatu tentang manusia, ketuhanan dan alam semesta sehingga dapat melahirkan pengetahuan tentang sejauh mana ilmu itu dapat dijangkau oleh pikiran manusia dan bagaimana sikap yang harus dimiliki manusia setelah memperoleh ilmu tersebut.

Notonogo

Filsafat menyelidiki hal-hal yang menjadi obyek intinya dalam artian mutlak, tetap, tidak berubah atau alamiah.

Sidi Gazalba

Filsafat adalah mencari kebenaran dari kebenaran ke kebenaran, tentang segala sesuatu yang dipermasalahkan, dengan berpikir secara radikal, sistematis dan komprehensif.

Brubacher

Filsafat berasal dari bahasa Yunani yaitu filos dan sofia yang berarti cinta kebijaksanaan atau pembelajaran.

N.Driyarkara

Yang dimaksud dengan filsafat adalah berpikir yang mengeksplorasi sebab dan tindakan; berpikir dari kenyataan menuju alasan akhir cerita.

Baca juga : Pemahaman Mendasar

Prof.Dr.Muhammad Yamin

Makna filsafat adalah penekanan pemikiran agar individu menemukan kepribadiannya dalam peristiwa yang dialaminya.

Johann Gotlich Fickte

Filsafat merupakan suatu wissenschaftslehre, yaitu ilmu pengetahuan umum yang menjadi landasan segala ilmu pengetahuan; ilmu yang membahas hal-hal nyata. Filsafat menyatakan segala bidang dan ilmu yang mencari kebenaran segala realitas.

Paul Nartorp

Filsafat adalah Grunwissenschat, yaitu ilmu dasar yang ingin menjalin kesatuan pengetahuan manusia dengan menunjukkan persamaan dasar akhir yang memuat segala sesuatu.

Harold H.Titus

Filsafat juga diartikan sebagai serangkaian sikap dan keyakinan tentang alam dan kehidupan yang diterima secara umum tanpa kritik. Filsafat adalah pemikiran yang menjunjung tinggi sikap dan keyakinan.

Prof.Dr.Ismaun, M.Pd

Filsafat adalah suatu usaha memikirkan dan memimpikan manusia dengan pikiran dan hatinya dengan kesungguhan, yaitu umum, integral, sistematis, radikal, kritis, sistematik dan mendasar untuk mencapai dan memperoleh kebenaran sejati.

Ciri-ciri Filsafat

Ciri-ciri filsafat antara lain:

  • Komprehensif (universal), artinya mempunyai pemikiran yang luas dan tidak terpusat pada aspek tertentu.
  • Fundamental (radikal), artinya pemikiran yang mendalam terhadap hasil yang mendasar dan hakiki.
  • Sistematis, artinya berdasarkan pola dan cara berpikir yang berurutan dan masuk akal meskipun bersifat spekulatif.

Fungsi dan Tujuan Filsafat

Fungsi filsafat adalah memberikan arah, tujuan, nilai dan keyakinan kepada individu. Filsafat harus mengungkapkan keyakinan pada individu untuk membantu mereka menjalani kehidupan baru, menciptakan individu yang diklasifikasikan berdasarkan bangsa, ras, dan keyakinan agama masing-masing individu.

Tujuan filsafat adalah untuk menemukan hakikat segala sesuatu secara logis, etis, dan metafisik. Sehingga seseorang yang berfilsafat akan mampu memaknai kehidupannya baik dalam ranah personal maupun sosial.

Jenis Filsafat

Berikut macam-macam filsafat, antara lain:

Filsafat Islam

Filsafat Islam adalah filsafat seluruh ulama. Ada sejumlah perbedaan antara filsafat Islam dengan filsafat lainnya, antara lain:

  • Para filosof muslim asli mempelajari karya-karya filsafat Yunani klasik, khususnya karya Plotinus & Aristoteles, kemudian menyesuaikannya dengan agama Islam.
  • Islam adalah agama tauhid.
  • Dalam tradisi lain, filsafat adalah “menemukan Tuhan”, sedangkan dalam filsafat Islam Tuhan telah ditemukan
  • Para filosof Islam memusatkan perhatian pada manusia dan alam, karena seperti yang telah dipahami, diskusi tentang Tuhan tidak ada habisnya.

Baca juga : Memahami Sains

Filsafat Timur Tengah

Filsafat ini disebut sebagai pewaris filsafat barat. Para filosof Timur Tengah pertama adalah umat Islam (Arab) dan sejumlah Yahudi yang berhasil menguasai kawasan Mediterania dan pertemuan antara tradisi mereka dengan budaya filsafat Yunani.

Lebih lanjut, para filsuf Timur Tengah memberikan interpretasi dan komentar terhadap karya-karya Yunani. Pada Abad Pertengahan, setelah Kekaisaran Romawi runtuh, karya-karya filsuf Yunani klasik mulai dilupakan. Belakangan, para filsuf Timur Tengah mempelajari karya yang sama dan bahkan orang Eropa mempelajari terjemahannya.

Di bawah ini beberapa nama filosof Timur Tengah antara lain Averroes, Kahlil Gibran, Ibnu Tufail dan Ibnu Sina.

Filsafat Barat

Filsafat ini merupakan ilmu yang umumnya dipelajari secara akademis di universitas-universitas di Eropa dan sekutunya. Filsafat ini merupakan bentuk pengembangan dari filsafat Yunani Kuno.

Berikut sejumlah nama filsuf barat, antara lain Jean-Paul Sartre, Plato, Friedrich Nietzsche, Thomas Aquinas, Karl Heinrich Marx, Rene Descartes, Arthur Schopenhauer, Georg Hegel, dan Immanuel Kant.

Filsafat Kristen

Awalnya, filsafat Kristen disusun oleh para bapa gereja sebagai jawaban terhadap tantangan di Abad Pertengahan. Saat itu, dunia Kristen Barat berada dalam zaman kegelapan dan banyak yang mulai mempertanyakan keyakinan agama.

Filsafat jenis ini menitikberatkan pada permasalahan mengenai keberadaan Tuhan dan ontologi serta keberadaan Tuhan. Umumnya para filsuf Kristen adalah para teolog seperti St. Bonaventure dan St. Thomas Aquinas.

Filsafat Timur

Pengertian Filsafat Timur adalah kebudayaan filsafat yang tumbuh di Asia, khususnya India, Tiongkok dan daerah lain yang terpengaruh olehnya. Ciri utama filsafat timur adalah berkaitan dengan filsafat agama.

Berikut ini sejumlah filsuf timur, antara lain Mao Zedong, Zhuang Zi, Konfusius, Lao Tse, Bodhidharma, dan Siddharta Gautama Buddha.

Baca juga : Pengertian Semiotika

Demikianlah artikel yang membahas tentang Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli, Fungsi dan Macam-macam Filsafat secara lengkap. semoga bermanfaat


Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *