Memahami Enkulturasi – Apa yang dimaksud dengan enkulturasi? Apa saja contoh enkulturasi? Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas pengertian enkulturasi menurut para ahli, fungsi, media, proses, dampak dan contoh enkulturasi secara lengkap.

Baca juga : Pengertian Akulturasi

Isi

bersembunyi

1
Memahami Enkulturasi

2
Pengertian Enkulturasi Menurut Para Ahli

2.1
Redfield, Linton dan Herskovits (1936)

2.2
Havilland (1988)

2.3
Koentjaraningrat

2.4
Peter Poole (2002)

2.5
MJ Herskovits

2.6
E. Adamson Hoebel

3
Fungsi Enkulturasi

4
Media Enkulturasi

5
Proses Enkulturasi

6
Dampak Kegagalan Enkulturasi

7
Contoh Enkulturasi

Memahami Enkulturasi

Secara etimologis, enkulturasi berasal dari kata Inggris institusionalisasi yang berarti akulturasi.


Pengertian enkulturasi adalah ilmu yang mempelajari nilai dan norma budaya yang terjadi pada diri seseorang semasa hidupnya.

Enkulturasi atau budidaya diartikan sebagai suatu mekanisme pembelajaran dan penyesuaian pikiran dan sikap seseorang terhadap norma, adat istiadat, dan kebijakan yang ada pada budaya sekitarnya.


Pengertian enkulturasi adalah proses sosial individu mempelajari dan mengadaptasi gagasan dan sikap terhadap tradisi, norma, tatanan sosial dan juga hukum yang tumbuh dalam kebudayaannya.

Enkulturasi merupakan suatu proses yang dilakukan secara rutin oleh seseorang yang kemudian menjadi suatu kebiasaan dan budaya dalam kehidupannya.


Secara lebih singkat pengertian akulturasi adalah suatu proses pemahaman seseorang terhadap hasil kebudayaannya yang berlangsung secara terus-menerus.

Hasil dari proses enkulturasi adalah terbentuknya identitas pribadi individu dalam suatu kelompok masyarakat dimana individu tersebut akan dijadikan memiliki rasa tanggung jawab oleh masyarakat. Seringkali proses enkulturasi ini mengasingkan sejumlah orang dengan tujuan agar mereka mempunyai rasa tanggung jawab.

Ada 2 aspek utama dalam proses enkulturasi, yaitu pendidikan formal melalui lembaga pendidikan dan pendidikan informal melalui pendidikan dari keluarga dan teman.

Enkulturasi terjadi ketika seorang individu bersosialisasi dengan masyarakat sejak masa kanak-kanak hingga usia lanjut. Dengan proses enkulturasi, individu belajar menghargai dan menghormati simbol-simbol bangsa dengan menyanyikan lagu kebangsaan di sekolah dan berbagai hal positif lainnya serta menyadarkan individu akan hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.


Baca juga : Memahami Masyarakat Multikultural

Pengertian Enkulturasi Menurut Para Ahli

Redfield, Linton dan Herskovits (1936)

Akulturasi adalah pengertian fenomena yang terjadi ketika kelompok individu yang mempunyai budaya berbeda melakukan kontak langsung secara terus menerus, yang selanjutnya terjadi perubahan pola budaya asli salah satu atau kedua kelompok tersebut.

Havilland (1988)

Yang dimaksud dengan enkulturasi adalah penerapan pendidikan oleh seseorang yang bersumber dari tradisi masyarakat yang berkaitan dengan perlindungan atau tempat tinggal dan pangan. Menerapkan pendidikan ini pada anak akan menjadikan anak tumbuh memiliki kepribadian yang baik

Koentjaraningrat

Pengertian enkulturasi adalah suatu sistem pembelajaran dan penyesuaian akal serta sikap terhadap aturan, norma, dan adat istiadat yang ada pada kebudayaan individu.

Peter Poole (2002)

Enkulturasi mengacu pada proses pembelajaran suatu budaya yang terdiri dari pengetahuan yang didistribusikan dan dibagikan secara sosial yang diwujudkan dalam persepsi, pemahaman, perasaan, niat, dan orientasi yang menginformasikan dan membentuk imajinasi dan pragmatik kehidupan sosial.

MJ Herskovits

Pengertian enkulturasi adalah suatu proses dimana seseorang secara sadar atau tidak sadar mengeksplorasi seluruh budaya masyarakat.

E. Adamson Hoebel

Enkulturasi merupakan suatu keadaan dimana individu secara sadar atau tidak sadar dapat mengakulturasi suatu kebudayaan dan memasukkan nilai-nilai budaya tersebut ke dalam kehidupan masyarakat.

Baca juga : Memahami Kebudayaan Nasional

Fungsi Enkulturasi

Manfaat enkulturasi antara lain:

Sosialisasi Nilai
Yakni fungsinya untuk memberikan pengetahuan dan pengenalan nilai-nilai budaya yang ada.

Identitas sosial
Hal ini akan tergambar dari perilaku berbahasa, baik verbal maupun nonverbal. Dari perilaku berbahasa dapat tergambar identitas diri dan identitas sosial sehingga dapat diketahui asal usul suku, agama, dan juga tingkat pendidikan seseorang.

Media Enkulturasi

Ada 3 media yang digunakan dalam enkulturasi, antara lain:

  • Keluarga
  • Publik
  • Pendidikan formal di sekolah.

Proses Enkulturasi

Dalam proses enkulturasi, seseorang mengkaji dan menyelaraskan sikap dan penalaran dengan hukum adat, norma dan kebijakan yang tumbuh dalam budaya tersebut.

Dalam kehidupannya, seseorang sering kali meniru dan membudayakan berbagai aktivitas berdasarkan emosi dan nilai-nilai budaya yang memberikan dorongan untuk meniru aktivitas tersebut dan ditanamkan pada kepribadiannya.

Pada awal kehidupannya, individu menghabiskan masa kecilnya bersama keluarganya dan merenungkan nilai-nilai serta perilaku keluarganya. Anak kecil mempelajari norma-norma yang ada di masyarakat dari keluarga dan teman bermainnya, mereka akan mengikuti segala aktivitas di masyarakat. Terkadang orang tua mendorong anaknya untuk bertindak sesuai keinginan masyarakat dengan memuji dan menghukum jika perilakunya menyimpang.

Terkadang seseorang mempelajari norma-norma yang berlaku di masyarakat hanya secara sepotong-sepotong karena mendengar dari orang yang berbeda di lingkungan yang berbeda. Padahal, norma tidak hanya diajarkan di keluarga dan masyarakat, tetapi juga diajarkan di sekolah formal.

Baca juga : Pengertian Integrasi Nasional

Dampak Kegagalan Enkulturasi

Apabila proses enkulturasi mengalami kegagalan maka individu akan terlihat canggung dan kaku dalam bersosialisasi di masyarakat, ia akan lebih cenderung menghindari norma-norma dan aturan-aturan yang berlaku di masyarakat sehingga kehidupannya penuh dengan konflik.

Contoh Enkulturasi

Berikut beberapa contoh bentuk enkulturasi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari maupun dalam kebudayaan dan pendidikan, antara lain:

  • Kebiasaan sarapan seseorang, dimana kebiasaan tersebut timbul karena penyesuaian diri terhadap apa yang telah diajarkan dan tertanam dalam dirinya.
  • Kebiasaan tidur siang seseorang, dimana seseorang yang terbiasa rutin tidur siang akan melakukannya terus menerus bahkan setelah memulai sebuah keluarga dan keluarga barunya kemungkinan besar juga akan memiliki kebiasaan yang sama.
  • Perilaku suku Baduy adalah menutup diri dari pengaruh dunia luar yang dianggap membawa dampak buruk bagi kehidupannya. Hal ini sudah mendarah daging secara turun temurun pada suku Baduy, sehingga tidak heran jika kebudayaan tersebut belum mendapat perkembangan.
  • Pemberian pendidikan tentang ideologi negara Indonesia yaitu ideologi Pancasila sejak dini harus dilakukan secara rutin hingga ia memahami ideologi yang dianut oleh bangsa Indonesia.

Baca juga : Memahami Asimilasi

Demikianlah artikel selengkapnya membahas tentang pengertian enkulturasi menurut para ahli, fungsi, media, proses, dampak dan contoh enkulturasi. semoga bermanfaat


Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *