Fungsi Alveolus pada Sistem Pernafasan – Apa itu alveoli dan fungsinya? Apa yang dimaksud dengan alveolus? Apa fungsi alveolus? Apakah alveoli dan alveoli itu sama?

Agar lebih memahaminya kali ini kita akan membahas materi alveolus mulai dari pengertian alveolus, ciri-ciri, fungsi dan struktur bagian-bagian serta cara kerja alveolus secara lengkap.


Baca Juga: Fungsi Hidung

Isi

bersembunyi

1
Pengertian Alveolus

2
Ciri-ciri Alveolus

3
Fungsi Alveolus

3.1
Sebagai tempat pertukaran gas

3.2
Sebagai tempat penyimpanan udara sementara

4
Struktur Alveolar

5
Bagaimana Alveoli Bekerja

Pengertian Alveolus

Pengertian alveolus adalah suatu struktur anatomi yang mempunyai bentuk berongga. Alveoli adalah gelembung berisi udara di paru-paru yang jumlahnya sekitar 300 juta. Bentuk jamak dari alveoli adalah alveoli.

Letak alveoli berada pada parenkim paru yang merupakan ujung saluran pernafasan, dimana kedua sisinya merupakan tempat terjadinya pertukaran udara dan darah. Diameter alveolus bisa mencapai 200-300 mikrometer. Kehadiran alveoli membuat permukaan paru menjadi lebih luas, dimana luas permukaan paru diperkirakan mencapai 160 M2 atau sekitar 100 kali lebih besar dari permukaan tubuh.


Gelembung udara di paru-paru mempunyai dinding tipis dengan kapiler darah dan setiap gelembung dikelilingi oleh kapiler darah. Pada dinding alveolus terjadi pertukaran oksigen (O2) dari udara ke sel darah dalam tubuh, dan pertukaran karbon dioksida (CO2) dari sel darah dalam tubuh ke udara bebas. Secara sederhana, alveoli diartikan sebagai kantung berdinding tipis di ujung saluran udara terkecil (bronkiolus) di paru-paru yang berisi udara.

Alveoli adalah anatomi yang hanya dimiliki mamalia. Sedangkan sistem pertukaran gas pada vertebrata memiliki struktur yang berbeda. Membran alveolar merupakan permukaan tempat terjadinya pertukaran gas. Darah yang banyak mengandung karbon dioksida dipompa dari seluruh tubuh menuju pembuluh darah alveolar melalui proses difusi, karbon dioksida tersebut dilepaskan dan oksigen diserap.


Ciri-ciri Alveolus

Ciri-ciri atau ciri-ciri alveolus antara lain :

  • Ini adalah bronkiolus bercabang.
  • Memiliki permukaan yang halus.
  • Bentuk alveoli berupa gelembung-gelembung udara yang sangat tipis.

Fungsi Alveolus

Fungsi alveoli antara lain:

Sebagai tempat pertukaran gas

Alveolus merupakan tempat pertukaran gas pada paru-paru pada sistem pernafasan, dimana alveolus berada. Pertukaran gas di alveoli terdiri dari penyerapan oksigen dan pengeluaran karbon dioksida dalam tubuh.

Pertukaran gas di paru-paru bersifat difusi pasif, dimana organ tidak memerlukan energi untuk dibakar. Proses pertukaran gas di alveoli dengan pergerakan melalui gradien konsentrasi atau dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.


Mekanisme pertukaran gas adalah oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) yang terjadi di dalam tubuh manusia pada proses pernafasan manusia dan dilakukan di dalam alveolus.

Sebagai tempat penyimpanan udara sementara

Alveoli (jamak: alveoli) merupakan tempat penyimpanan udara sementara di dalam tubuh yang memungkinkan terjadinya penyerapan udara yang mengandung oksigen ke dalam darah.

Baca Juga: Fungsi Telinga

Struktur Alveolar

Alveoli terdiri dari lapisan epitel dan matriks ekstraseluler yang dikelilingi oleh kapiler. Lapisan epitel ini berperan dalam memperlancar pengikatan oksigen yang berasal dari udara di rongga alveolar yang dilakukan oleh darah di kapiler darah. Di antara alveoli pada dinding alveolar terdapat pori-pori yang disebut pori Kohn. Alveoli juga mengandung beberapa serat elastis dan serat kolagen.

Pada proses inhalasi, alveolus akan terisi udara. Adanya serat elastis pada alveoli akan memungkinkan struktur anatomi tersebut meregang. Dengan kata lain, saat bernafas, serat elastis memungkinkan ekspansi dan kontraksi dinding alveoli, sedangkan serat kolagen menjadi lebih kaku dan memberikan kekencangan pada dinding alveoli.

Pada alveolus terdapat 3 sel utama, antara lain :

  • Skuamosa alveolar (tipe I), yaitu sel-sel pembentuk struktur alveolar.
  • Sel alveolar besar (tipe II), yaitu sel yang berperan mensekresi surfaktan untuk membantu menurunkan tegangan permukaan dalam air dan membantu proses pemisahan membran sehingga memperlancar proses pertukaran gas. Selain itu, sel alveolar yang berukuran besar juga membantu memperbaiki kerusakan yang terjadi pada endotel alveoli.
  • Sel epitel skuamosa yaitu sel yang berperan sebagai formasi kapiler yang berfungsi dalam difusi gas. Formasi kapiler ini mencakup 70% area.

Selain itu, terdapat sel makrofag, yaitu sel yang dapat membantu menghancurkan bakteri dan berbagai benda asing yang masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan. Jadi, sel-sel ini berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Bagaimana Alveoli Bekerja

Berikut sejumlah mekanisme kerja alveolus, antara lain:

Pertukaran Gas dari Alveoli ke Kapiler Darah

Proses pertukaran gas dari alveoli ke kapiler darah, yaitu:

Oksigen (O2) di dalam alveoli berdifusi sehingga dapat menembus dinding alveolus dan kemudian menembus dinding kapiler darah yang melapisi alveoli.

Kemudian, oksigen yang masuk ke pembuluh darah akan melalui proses pengikatan dengan hemoglobin sehingga menghasilkan oksihemoglobin (HbO2). Setelah itu, oksigen akan diedarkan oleh darah ke seluruh organ tubuh.

Oksigen dalam sel-sel tubuh akan digunakan dalam proses pelepasan (oksidasi) sehingga HbO2 akan berubah kembali menjadi hemoglobin.

Perlu diketahui bahwa setiap hari kadar oksigen yang masuk ke dalam tubuh mencapai 300L dan sebagian besar diangkut oleh hemoglobin dan 2-3% dilarutkan dalam plasma darah.

Baca Juga: Fungsi Mata

Pertukaran Gas dari Kapiler Darah ke Alveoli

Proses produksi energi oleh oksigen dalam tubuh menghasilkan karbon dioksida (CO2). Kadar karbon dioksida yang dihasilkan tubuh pada kondisi normal mencapai 200 cc/hari dan hanya 4,3 cc yang terlarut per liter darah.

Setelah itu, gas CO2 akan dikeluarkan kembali ke paru-paru melalui aliran darah. Dalam proses ini, konsentrasi CO2 dan H2CO3 terurai. Asam karbonat (H2CO3) akan terurai menjadi air (H2O) dan CO2 kembali. Sekitar 10% karbon dioksida dikeluarkan oleh darah ke paru-paru dan sisanya berperan dalam menjaga keasaman pH darah dalam bentuk bikarbonat (HCO3-).

Berikut proses lengkap pertukaran gas dari kapiler darah ke alveoli:

Pertama, karbon dioksida yang diikat oleh hemoglobin akan dibawa kembali ke paru-paru, setelah sampai di alveoli, karbon dioksida CO2 akan menembus dinding pembuluh darah dan dinding alveolar, kemudian karbon dioksida akan menuju ke tenggorokan dan kemudian ke lubang hidung. menjalani proses pernafasan (mengeluarkan udara dari dalam tubuh).

Demikianlah artikel yang membahas tentang pengertian alveolus, ciri-ciri, fungsi dan struktur bagian-bagian serta cara kerja alveolus secara lengkap. semoga bermanfaat


Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *