asuransi perjalanan asuransi mobil terbaik asuransi mobil asuransi bni pendidikan asuransi kesehatan keluarga asuransi kesehatan kumpulan asuransi kesehatan nasional asuransi kesehatan pemerintah asuransi kesehatan untuk keluarga asuransi online asuransi pendidikan anak terbaik asuransi pendidikan bringin life investasi asuransi terbaik lembaga pendidikan asuransi indonesia makalah asuransi pendidikan

Pelibatan Keluarga Pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian

Posted on

Infogtk.id – Peranan Keluarga dalam Pendidikan merupakan lingkungan pendidikan yang utama dan pertama bagi anak, karena sebagian besar hidup anak bersama dengan keluarga, sehingga anak mendapatkan pendidikan yang paling banyak dari keluarga, kedua orang tua dan keluarga lain yang berada dalam lingkungan keluarga harus menjadi pigur terbaik untuk putra dan putrinya serta lingkungan tempat tinggal pun harus benar-benar baik sehingga anak akan mencontohkan apa yang dia lihat secara langsung dari lingkungan sekitarnya.

Banyak hal yang dinikmati oleh manusia buah dari sebuah pendidikan. Mungkin pepatah sebelumnya cukup layak dikatakan untuk sebuah pendidikan, terutama di jaman modern dan serba maju seperti sekarang ini. Maka dari itu pentingya Pelibatan Keluarga Pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian.

Pada zaman yang seperti ini atau diera kekinian menuntut setiap anak untuk dapat berpikir jauh ke depan dan mengetahui langkah kedepannya meski hanya melihat. Menurut psikologi hal tersebut memanglah tidak begitu mudah, namun sebenarnya melalui pendidikan yang benar banyak anak yang dapat berpikir lebih dewasa dan memiliki pendidikan yang baik.

Keluarga Dalam Dunia Si Buah Hati

Untuk anak, keluarga bukan cuma sekadar saudara atau orang yang mempunyai satu darah sama dan mempunyai DNA yang sama. Tetapi keluarga adalah satu-satunya tempat untuk anak -anak berlindung dan mempertahankan diri dari hal yang berbahaya. Mereka mungkin hanya dapat menilai mana hal yang mengerikan atau tidak, bukan hal yang baik dan buruk.

Anak dapat berpikir baik dan buruk tergantung dari didikan atau binaan keluarga, yang notabene adalah lingkungan terkecil, terdekat dan juga orang-orang yang paling didengar oleh anak-anak. Begitupun persoalan pendidikan.

1). Menjadi Guru

Guru tidak hanya ditemukan di sekolah, mereka yang dapat mengajar dan mendidik orang lain merupakan seorang  guru. Tapi ada guru yang dianggap baik sebab mengajarkan hal baik dan bagus atau justru sebaliknya. Peran pertama keluarga tentu menjadi guru bagi sang anak, dimana anak ketika membuka mata. Maka keluargalah yang membantu menerangkan dan menjelaskan apa yang anak lihat, sampai mereka beranjak menjadi anak yang sudah mengerti akan hal di dunia. Tapi peranan keluarga tidak berhenti juga, setiap anggota pasti dapat dan mungkin menjadi guru dari anggota lain yang masih anak.

2). Menjadi Sahabat dan Teman

Siapa yang mengatakan bahwa pendidikan yang kaku dan aneh dapat menjamin anak, hal yang demikian memiliki pendidikan baik dan bagus serta pribadi yang baik juga. Orang tua dapat berperan menjadi sahabat saat berbicara mengenai pendidikan anak. Pihak keluarga lainya bahkan seperti itu, dimana mereka dapat saja membiasakan diri untuk menjadi sahabat anak-anak dalam belajar. Seringkali anak sangat merasa takut dan malas apabila belajar diawasi dengan keluarga, terutama lebih-lebih mereka yang sudah bersekolah dan sudah mengerti akan suasana sekolah serta sahabat dan teman. Jadilah sahabat dan teman mereka dalam mengenal lingkungan dan belajar ketika dirumah.

3). Seorang hakim

Selain menjadi sahabat, teman atau guru, keluarga juga dapat menjadi seorang hakim bagi anak tersebut. Hakim disini dimaksudkan bahwa mereka harus dapat membantu menentukan hal yang anak-anak tak mengerti atau tak kenal. Terutama demi kebaikan anak tersebut dan orang banyak. Kecuali itu, ada juga hal yang paling fatal jika peranan ini tidak dilakukan, dimana anak mungkin tidak tahu dengan jelas mana hal yang diperbolehkan atau tidak diperbolehkan oleh keluarga. Adakalanya sesekali menjadi hakim ialah hal utama yang diperlukan dalam sebuah keluarga.

4). Pengawas

Sebagai keluarga, mengawasi merupakan fungsi utama dari keluarga untuk si buah hati. Dimana pengawasan merupakan hal utama yang harus dilakukan, dilaksanakan dan dijalankan sampai anak sudah menjadi dewasa, bahkan hingga anak telah siap melepas diri atau mandiri.  Namun sayangnya sebagian dari beberapa pihak keluarga  terkadang terlalu berlebihan dalam mengawasi anaknya sampai mereka tidak dapat berkembang dengan baik dan bagus, bahkan anak cenderung tertutup dan tidak senang bersosialisasi dan belajar akan hal baru. Cobalah buat batasan dengan jelas dan terang tanpa menyebabkan kerugian pada anak dan sibuat hati.

5). Mengontrol dan Mengatur Waktu Anak

Mengontrol dan mengatur anak mungkin menjadi hal buruk bagi sebagian orang, namun kontrol diharuskan bahkan bisa diwajibkan dalam pendidikan anak. Memang hal tersebut merupakan peranan keluarga yang dilakukan sejak awal. Sejak dini anak harus didisplinkan untuk dapat mengontrol dan mengatur waktu dengan baik dan bagus, sehingga besar nanti mereka akan terbiasa dengan hal yang teratur.  Nah, mengontrol dan mengatur anak  merupakan salah satu peran keluarga dalam pendidikan yang dapat  diaplikasikan pada anak.

6). Merangkul Anak

Merangkul  anak  mungkin terdengar mudah dan gampang, namun kenyataanya malahan sampai anak dewasa dan sudah meninggalkan keluarga inti untuk menikah. Banyak keluarga yang tidak dapat saling merangkul.  Terutamanya jika mereka terbentur persoalan sebuah masalah keluarga seperti merawat orang tua atau warisan dan harta.

Pemberian Kasih sayang merupakan salah satu hal yang dapat diajarkan pada anak oleh pihak keluarga, terlebih  keluarga inti seperti ayah, ibu dan kakak atau adik. Merangkul anak menjadi peranan besar yang diperlukan dari keluarga. Mereka yang tidak tahu dunia luar, pasti  memerlukan rangkulan keluarga.

7). Membimbing Memberi Tuntunan Anak

Sejak dini anak-anak memiliki kebebasan yang melekat pada dirinya. Mereka memiliki kebebasan untuk menunjukkan dirinya. Anak-anak bermain dengan ekspresi mereka. Sehingga banyak anak aktif bergerak dan bermain. Apakah penting keluarga memberi bimbingan, memberi nasehat, memberi pengarahan anak?  jawabannya sangatlah penting. Kepribadian dan pola pikir tiap-tiap anak berbeda. Mungkin ada sebagian anak yang masih dapat bertahan dalam situasi yang sangat benar-benar tidak baik, tapi ada juga anak yang termakan jika tidak dibimbing  kearah yang lebih baik.

Membimbing Memberi Tuntunan anak adalah hal utama yang semestinya patut dilakukan setiap orang tua, atau keluarga. Membimbing menasihati anak terbilang gampang-gampang susah, dimana anak adalah jenjang dari perkembangan manusia dan belum tahu apapun, sehingga mereka sepatutnya mendapatkan bimbingan dan juga arahan agar mengetahui hal yang salah.

8). Mengajarkan Sikap Hormat

Terkadang banyak anak dijaman ini tidak hormat kepada guru maupun para orang yang lebih tua baik yang berada di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Menumbuhkan sikap hormat akan membuat anak memiliki pengetahuan tentang hak diri sendiri dan orang lain. Mereka yang memiliki wawasan tersebut dapat meningkatkan kepribadian positifnya. Anak akan dapat bersikap jujur dan memiliki keberanian serta akan tumbuh dengan kepribadian yang terbuka pada setiap orang.

Di sinilah orangtua dapat berperan untuk memberikan contoh sikap hormat. Orangtua dapat memberikan pujian saat anak mendapatkan prestasi. Menguatkan anak saat mereka hendak menyerah atau putus asa.

Kebanyakan anak senang saat ditunjukkan kebaikan karena mereka memiliki kecenderungan untuk berbuat baik.

9). Membantu Agenda Pendidikan Anak

Pendidikan merupakan gerbang utama untuk menerima dan mendapatkan hal baik dan buruk. Walaupun ada unsur lain yang mempengaruhi, banyak hal yang menganggap bahwa pendidikan adalah nilai utama untuk dapat menggapai kehidupan yang lebih baik. Begitupun opsi pendidikan pada masing-masing anak.

Membuat rencana pendidikan pada anak adalah langkah berikutnya peran keluarga dalam pendidikan anak. Mereka mungkin bingung dan tak tahu dengan pilihan, memang pilihan kembali pada masing-masing anak.  Namun orang tua berhak memberikan penjelasan atas pilihan alternatif mereka. Semisal anak memilih untuk berkarir dan bercita-cita menjadi Pilot atau Masinis. Silahkan anda jelaskan kelebihan dan kekurangan keduanya tanpa memaksa mereka.  Pendidikan ini merupakan peranan yang paling diperlukan oleh banyak anak. #sahabatkeluarga

Sumber Referensi : https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost/xview&id=4931

Comments

comments

Gravatar Image
Pembina Pramuka - Guru PJOK - Operator Dapodik Sekolah di SD Negeri Periuk 3 Kota Tangerang - Belajar Berbagi Informasi Guna Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Leave a Reply