Syarat utama membaca Al-Qur’an adalah memahami ilmu tajwid, salah satu cara belajarnya adalah dengan mempelajari Hukum Meme Mati.

Sebab jika membaca Al-Qur’an tanpa menggunakan ilmu tajwid maka akan salah dalam pengucapannya bahkan dapat merusak maknanya.

Oleh karena itu, banyak ulama yang menulis kitab-kitab tajwid sebagai pedoman membaca Al-Quran.

Selain itu penulis juga mendapat ide untuk dapat ikut melestarikan ilmu tajwid yang baik dan benar sesuai dengan kitab-kitab yang ada.

Berbagai Hukum Meme Mati Dalam Ilmu Tajwid

Berbagai Hukum Meme Mati Dalam Ilmu Tajwid

Penulis disini bukan berarti paham betul tentang ilmu tajwid Hukum Mim Mati, hanya saja ia berharap dengan adanya tulisan tentang ilmu tajwid ini maka pemahaman penulis akan bertambah.

Hukum kematian mim terbagi menjadi tiga hal. Banyak umat Islam yang masih belum mengetahuinya karena kurangnya waktu untuk mempelajari ilmu tajwid.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini kami akan menulis dan menjelaskan secara lengkap tentang hukum kematian.

Izhar Syafawi

Izhar Syafawi

Dari segi bahasa, Izhar jelas dan Syafawi mempunyai dua bibir, sedangkan menurut istilah Izhar Syafawi berarti menyuarakan suara mim mati yang bertumpu pada dua bibir dengan jelas.

Adapun keterangan Izhar Syafawi, menurut aturan, jika Mim meninggal bertemu dengan surat Izhar Syafawi, jumlahnya ada 26.

Surat Izhar Syafawi

خ
Kho
ح
Kha’
ج
Jim
ث
itu’
ت
Ta’
أ
Alif
ش
Sin
س
Sin
ز
Zai
ر
Ro’
ذ
Dzal
د
Dal
غ
sial
ع
‘Ain
ظ
Dzo’
ط
Meskipun’
ض
Dhod
ص
bersepatu
dan
Wow
ن
Biarawati
ل
Lam
ك
Kaf
ق
Ya
ف
Fa’
ي
Ya’
ه
Ha’

Izhar Syafawi memiliki semua huruf hijaiyyah kecuali Mim dan Ba’. Cara membacanya harus jelas, artinya suara Mim sekarat saat bertemu dengan salah satu dari 26 huruf tersebut harus terdengar jelas.

Contoh bacaan Izhar Syafawi

Untuk memudahkan dalam memahami hukum membaca Izhar Syafawi, maka penulis akan memberikan contoh kalimat yang mengandung hukum membaca Izhar Syafawi.

Di bawah ini adalah beberapa contoh yang dapat Anda perhatikan.

Surat Contoh kalimat Informasi
“أ” Alif َيُّكُyaحْسَنُ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
temui surat itu”أAlif
“ت” Ta’ لَكُyaذْكِرَةً Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
temui surat itu”ت”Ta’
“ث” Tsa’ yaمْثَالَكُمْ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
temui surat itu”ث”TT’
Jim رَبِّهِyaنَّاتِ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
temui surat itu”ت”Ta’
“ح” Kha’ َمْوَالِهِyaقٌّ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
temui surat itu”جJim
“خ” Kho’ Tuhanyaيْرٌ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
temui surat itu”خ“Kho’
“د” Dal وَأَمْدَدْنَاهُم Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “د” Yaaku
“ذ” Dzal وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ذ” Dzal
ر” Ro’ َلَيْهِمْ رَbaiklah Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
temui surat itu”ر” Ro’
“ز” Zai أَزْوَاجًا مِّنْهُyaهْرَةَ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ز” Zai
“س” Dosa إِنَّهُyaya Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “س” Dosa
“ش” Syin إِلَيْهِyabaiklah Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ش” Syin
“ص” Shod إِن كُنتُyaادِقِينَ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ص” Shod
“ض” Dhod عَلَيْهِyaرْبًا Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ض” Dhod
“ط” Itu ‘ عَلَيْهِyaya Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ط” Itu ‘
“ظ” Dzo’ عَلَيْهِyaلَالُهَا Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ظ” Dzo’
“ع” ‘Ain وَمَا هُyaنْهَا Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ع” ‘Ain
“غ” sial عَلَيْهِyaلْمَانٌ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “غ” sial
ف” Fa’ ذُرِّيَّتَهُyaي Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
temui surat itu”ف” Fa’
“ق” Qof إِنَّكُمْ قَya Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ق” Qof
“ك” Kaf عَلَيْهِمْ كَلِمَتُ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ك” Kaf
“ل” Lam أُولَٰئِكُمْyaكُم Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ل” Lam
“ن” Ny عَلَيْهِyaرٌ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ن” Ny
“dan” Wah عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “dan” Wah
“ه” Ha’ أَمْهِلْهُمْ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ه” Ha’
“ي” Ya’ الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ Karena ada huruf Mim Sukun “مْ”
bertemu dengan surat-surat itu “ي” Ya’

Ikhfa’Syafawi

Ikhfa'Syafawi

Secara bahasa, ikhfa’ berarti lemah dan syafawi berarti dua bibir, karena ini termasuk dalam hukum kematian mim. Jadi maksudnya adalah untuk menyamarkan bunyi huruf Mim Mati “مْ” ketika bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.

Cara membacanya berbeda dengan hukum Izhar Syafawi yang jelas-jelas menyebutkan surat Mim. Sedangkan menurut hukum Ikhfa’ Syafawi, bunyi huruf Mim terdengar sayup-sayup.

Agar dapat memahami hukum ikhfa’ Syafawi dengan lebih jelas, berikut beberapa contoh yang dapat dipahami.

Surat Contoh kalimat Informasi
Ba’ “ب”. وَمَاهُمْ بِـمُـؤْمِنِيْنَ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. تَرْمِيْهِyaحِجَارَةٍ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. وَمَا لَهُyaذَلِكَ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. فَإِذَا هُyaٱلسَّاهِرَةِ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. فَبَشِّرْهُyaعَذَابٍ أَلِيمٍ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. إِنَّ رَبَّbegitulahهِمْ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. َرْمِيbegitulahحِجَارَةٍ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. dan itu adalah hal yang baikyaمَجْنُونٍ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. وَاَمْدَدْنَكُyaاَمْوَالٍ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. عَلَيْهِyaخَيْلِكَ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. لَكُyabaiklah Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. لَكُyaهِ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. Tuhanyabaiklah Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. فَيُغْرِقَكُyaya Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.
Ba’ “ب”. مِنْهُyaصَوْتِكَ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Ba’ “ب”.

Idghom Mimi

Idghom Mimi

Dalam bahasa idghom artinya menyisipkan dan Mimi adalah huruf Mim, karena ini termasuk dalam hukum Mim Mati, artinya “Memasukkan bunyi Mim Mati “مْ” ke dalam huruf Mim “م” yang ada setelahnya.

Cara membacanya membunyikan huruf mim seperti dengan tasdid yaitu menekan dan menahan dua harokat.

Idghom Mimi mempunyai banyak nama yang sering diajarkan dalam ilmu tajwid, yaitu sebagai berikut.

  • Idgham Mislain
  • Idgham Syafawi
  • Idgham Mutamatsilain

Contoh Idgham Mimi

Agar mahasiswa dapat lebih memahami Idgham Mimi, berikut penulis akan memberikan beberapa contoh terkait hukum tersebut.

Surat Contoh kalimat Informasi
Meme “م” اَنَّهُمْ مَّبْعُوْثُوْنَۙ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Mim “م”
Meme “م” عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّitu Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Mim “م”
Meme “م” مِنْ وَّرَاۤىِٕهِمْ مُّحِيْطٌۚ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Mim “م”
Meme “م” رَبِّهِمْۚ مِنْ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Mim “م”
Meme “م” عَلَيْهِمْ مُّؤْصَدَةٌۙ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Mim “م”
Meme “م” اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Mim “م”
Meme “م” وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Mim “م”
Meme “م” اَنَّهُمْ مُّلٰقُوْا Karena ada huruf mati “مْ”
bertemu dengan huruf Mim “م”

Penutupan

Demikian penjelasan mengenai hukum Mim Mati yang ditulis dalam artikel ayovaksindinkeskdi.id. Penulis berharap semoga hukum Tajwid ini bermanfaat.

Mohon memberikan kritik dan saran yang membangun jika ada kalimat atau komentar yang kurang tepat mengenai undang-undang Mim Mati. Wallahu A’lam….

Baca juga:

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *