Fungsi Telinga – Apa fungsi telinga? Apa fungsi indera pendengaran? Apa fungsi telinga luar? Sebutkan kelainan telinga dan penyakit telinga!

Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang telinga sebagai indera pendengaran mulai dari Pengertian, Fungsi Telinga, Struktur Anatomi Telinga, Proses Lengkap Pendengaran dan Penyakit Telinga.


Baca Juga: Fungsi Mata

Isi

bersembunyi

1
Definisi Telinga
2
Fungsi Telinga
2.1
Sebagai Indra Pendengaran
2.2
Untuk Mengatur Keseimbangan
3
Bagian Telinga
3.1
Bagian luar telinga
3.1.1
Cuping
3.1.2
Saluran Telinga Luar
3.1.3
Gendang pendengar
3.2
Telinga Tengah
3.3
Bagian dalam telinga
3.3.1
Koklea
3.3.2
Vertibuli
3.3.3
Kanal Setengah Lingkaran
4
Proses Mendengar
5
Gangguan Telinga
5.1
Otitis Eksternal
5.2
Otitis Media
5.3
Otitis Interna
5.4
Gendang Telinga Rusak
5.5
tinitus
5.6
Kolesteatoma
5.7
Otosklerosis

Definisi Telinga

Telinga merupakan salah satu dari lima indera manusia yang dapat mengenali atau mendeteksi suara dan juga berfungsi sebagai alat keseimbangan. Telinga dapat mengenali getaran suara karena terdapat reseptor khusus. Frekuensi pendengaran manusia adalah 20 Hertz – 20.000 Hertz (Hz).

Fungsi Telinga

Fungsi umum telinga adalah:


Sebagai Indra Pendengaran

Telinga akan berfungsi sebagai indera pendengaran jika gelombang suara masuk melalui telinga luar dan kemudian diteruskan ke otak.

Untuk Mengatur Keseimbangan

Telinga memiliki struktur khusus yang berfungsi mengatur dan menjaga keseimbangan tubuh. Organ ini terhubung dengan saraf otak VIII yang bertugas untuk pendengaran dan keseimbangan.


Bagian Telinga

Berikut struktur lengkap telinga dan fungsinya. Telinga terbagi menjadi 3 bagian besar yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.

Bagian luar telinga

Telinga bagian luar merupakan bagian telinga yang terlihat dari luar, telinga bagian luar disebut juga dengan pinna atau daun telinga. Fungsi telinga bagian luar adalah sebagai corong yang menangkap suara untuk diteruskan ke liang telinga. Daun telinga merupakan bagian yang berfungsi menangkap gelombang suara.

Telinga bagian luar ada 3 bagian, antara lain daun telinga (auricula), saluran telinga luar (external auditory analizer), dan gendang telinga (membran timpani).

Cuping

Daun telinga atau auricula terdiri dari tulang rawan dengan bentuk khas yang menunjang kinerjanya. Fungsi daun telinga adalah untuk memusatkan gelombang suara yang masuk ke saluran telinga.


Saluran Telinga Luar

Saluran telinga luar atau liang telinga luar mempunyai kelenjar sudoriferous, yaitu kelenjar yang dapat menghasilkan serumen atau bahan sejenis lilin yang dapat mengeras. Cerumen berfungsi untuk melindungi telinga agar tidak banyak kotoran yang masuk dari luar telinga dan juga mencegah masuknya serangga karena baunya yang tidak sedap.

Gendang pendengar

Gendang telinga membran timpani merupakan bagian telinga yang berupa selaput atau selaput tipis yang memisahkan telinga luar dan telinga tengah. Fungsi gendang telinga adalah menangkap gelombang suara.

Telinga Tengah

Telinga tengah merupakan bagian telinga yang berbentuk rongga yang berisi udara dan menjaga keseimbangan tekanan udara. Telinga tengah memiliki dinding yang dilapisi sel epitel. Fungsi utama telinga tengah adalah meneruskan suara yang diterima dari telinga luar ke telinga dalam.

Telinga tengah mempunyai saluran eustachius, yaitu bagian yang menghubungkan telinga dengan rongga mulut. Fungsi saluran eustachius adalah untuk menyeimbangkan tekanan udara di telinga luar dan telinga dalam.

Pada telinga tengah terdapat 3 (tiga) tulang pendengaran utama, antara lain maleus atau martil, inkus atau landasan, dan stapes atau sanggurdi. Ketiga tulang ini dihubungkan oleh persendian yang memungkinkan tulang untuk bergerak. Rangkaian tulang ini dapat berfungsi meneruskan getaran yang diterima dari gendang telinga ke jendela oval telinga bagian dalam.

Baca Juga: Panca Indera Manusia

Pada saat menelan dan menganga, saluran tuba eustachius selalu menutup, oleh karena itu pada saat berada pada ketinggian tertentu dan telinga berdenging, dianjurkan untuk menelan karena dengan menelan maka saluran eustachius akan terbuka dan tekanan udara akan kembali seimbang.

Bagian dalam telinga

Telinga bagian dalam terdiri dari tulang dan selaput. Karena bentuknya, telinga bagian dalam disebut juga labirin.

Labirin tulang atau labirin tulang merupakan suatu rongga yang terbentuk pada penonjolan tulang pelipis yang berisi cairan perilimfe. Letak labirin membranosa sama dengan labirin tulang, namun labirin membran terletak lebih dalam dan dilapisi sel epitel serta berisi cairan endolimfe.

Terdapat 3 (tiga) labirin tulang telinga bagian dalam antara lain :

  • Koklea, fungsinya lebih pada pendengaran
  • Vestibuli, fungsinya lebih untuk menjaga keseimbangan.
  • Saluran setengah lingkaran lebih berfungsi untuk menjaga keseimbangan

Koklea

Bentuk koklea atau yang sering disebut koklea ini seperti tabung yang ditekuk ke belakang lalu dililitkan pada tulang dan ujungnya berbentuk kerucut. Fungsi koklea adalah sebagai reseptor karena di dalamnya terdapat sel-sel saraf.

Di dalam tabung koklea terdapat bagian yang terbentuk dari tulang dan membran koklea, bagian ini disebut membran basilar. Fungsi membran basilar adalah memisahkan koklea menjadi dua bagian, yaitu bagian atas yang disebut skala vestibuli, dan bagian bawah yang disebut skala timpani. Di antara skala vestibuli dan skala timpani terdapat skala media. Di bagian atas skala media dibatasi oleh membran vestibular (Reissner) dan di bagian bawah oleh membran basilar.

Pada skala vestibuli dan skala timpani terdapat cairan perilimfe yang berasal dari cairan serebrospinal yang masuk melalui saluran kecil, kemudian bermuara di vestibuli. Sedangkan pada skala media terdapat cairan endolimfe yang tidak diketahui asalnya.

Di bagian atas membran basilar terdapat struktur khusus yang disebut organ corti. Fungsi organ Corti adalah mengubah getaran suara menjadi impuls. Organ Corti adalah struktur yang terdiri dari sel-sel rambut dan sel pendukung. Sel-sel rambut di organ Corti terhubung ke bagian pendengaran saraf otak VIII.

Vertibuli

Veribuli terdiri dari sakula dan urtikula. Sakulus dan urtikula tersusun atas sel-sel rambut dengan struktur khusus yang disebut makula acustika. Sel-sel rambut pada sakulus tersusun secara vertikal, sedangkan pada utrikulus tersusun mendatar. Pada makula austica terdapat partikel bubuk protein CaCO3 yang disebut otolit.

Kanal Setengah Lingkaran

Kanalis setengah lingkaran atau kanalis semisirkularis merupakan kanalis semisirkularis yang terdiri dari tiga kanalis semisirkularis yang menyatu pada posisi berbeda. Ketiga saluran setengah lingkaran tersebut antara lain:

  • Kanal setengah lingkaran horizontal
  • Kanal setengah lingkaran vertikal superior (vertikal atas)
  • Kanalis semirikular vertikal posterior (vertikal belakang)

Baca Juga: Fungsi Lidah

Proses Mendengar

Proses pendengaran diawali dengan gelombang bunyi yang masuk dari telinga luar kemudian diteruskan ke membran timpani, selanjutnya membran timpani akan mengubah gelombang bunyi tersebut menjadi getaran, getaran tersebut diteruskan ke koklea, kemudian getaran tersebut menimbulkan cairan di dalam koklea. untuk bergerak. Akibat pergerakan cairan tersebut, merangsang berbagai reseptor rambut di koklea dan membuat sel-sel rambut bergetar. Getaran tersebut akan dikirimkan melalui saraf sensorik ke otak dalam bentuk impuls, kemudian otak menerima impuls tersebut dan menerjemahkannya menjadi suara.

Gangguan Telinga

Ini beberapa penyakit telinga termasuk:

Otitis Eksternal

Otitis eksterna (telinga perenang) merupakan kelainan telinga luar berupa peradangan. Gangguan telinga ini terjadi akibat seringnya air masuk ke dalam telinga.

Otitis Media

Otitis media adalah kelainan pada telinga tengah yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Umumnya anak-anak lebih sering mengalami kelainan ini dibandingkan orang dewasa.

Otitis Interna

Otitis internal adalah infeksi yang terjadi pada telinga bagian dalam yang umumnya terjadi akibat otitis media yang tidak diobati dan infeksi virus atau bakteri pada telinga.

Gendang Telinga Rusak

Gendang telinga pecah adalah kelainan telinga yang terjadi akibat infeksi telinga tengah yang tidak diobati, masuknya benda asing ke dalam telinga, memeriksa telinga terlalu dalam, suara yang sangat keras, cedera atau benturan yang terjadi pada kepala atau telinga dan barotrauma yaitu perubahan udara secara tiba-tiba. tekanan. Tiba-tiba.

tinitus

Tinnitus atau lebih mudahnya disebut telinga berdenging merupakan suatu kelainan telinga yang ditandai dengan telinga berdenging dalam waktu singkat atau lama. Penyebab tinnitus antara lain tulang telinga mengeras, tersumbatnya kotoran telinga, mendengar suara keras, penuaan, dan gangguan pada sel saraf telinga.

Kolesteatoma

Kolesteatoma adalah kelainan telinga yang disebabkan oleh pertumbuhan abnormal jaringan kulit di dekat koklea atau ruang telinga tengah. Hal ini menyebabkan jaringan dan tulang di sekitar telinga tengah rusak sehingga fungsi telinga pun terganggu.

Otosklerosis

Otosklerosis merupakan suatu kondisi dimana tulang pendengaran pada telinga bagian tengah kaki tidak dapat bergerak dengan baik sehingga menyebabkan gangguan pendengaran dan telinga berdenging.

Baca Juga: Fungsi Hidung

Demikian artikel lengkap membahas tentang pengertian, fungsi telinga, struktur anatomi telinga, proses terjadinya pendengaran dan gangguan pada telinga. semoga bermanfaat


Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *