asuransi perjalanan asuransi mobil terbaik asuransi mobil asuransi bni pendidikan asuransi kesehatan keluarga asuransi kesehatan kumpulan asuransi kesehatan nasional asuransi kesehatan pemerintah asuransi kesehatan untuk keluarga asuransi online asuransi pendidikan anak terbaik asuransi pendidikan bringin life investasi asuransi terbaik lembaga pendidikan asuransi indonesia makalah asuransi pendidikan

Dengan Menjadi Guru Mengejar Karir Sebagai PNS

Posted on

infogtk.id – Sahabat Info GTK sering muncul asumsi diantara para rekan guru bahwa Dengan Menjadi Guru Mengejar Karir Sebagai PNShampir semua orang yang berprofesi sebagai guru sepakat bahwa belum menjadi guru yang sejahterah jika guru tersebut belum menyadang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bagaikan berlian yang tak memancarkan kilaunya. Begitulah PNS, suatu pekerjaan yang memancarkan aroma kesuksesan bagi siapa saja yang sedang bekerja pada posisi ini.

PNS memang sudah lama di asosiasikan masyarakat Indonesia sebagai profesi yang prestisius, ada semacam jaminan kaya “tujuh turunan” jika seseorang bekerja sebagai PNS. Tidak berlebihan memang karena PNS memberikan segepok dana pensiun yang akan menghidupi seseorang hingga sampai maut menjemput.

Namun tahukah kamu, bahwa untuk menjadi guru yang sekaligus menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu tidaklah mudah. Bagaikan seorang pendaki yang membabat lebatnya alas Gunung Semeru, maka akan ditemukanlah segala halang rintang yang akan menerjangmu. Butuh tahunan, atau bahkan puluhan tahun untuk menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang lamanya seperti membabat hutan, butuh waktu dan proses bertahun-tahun.

Dengan Menjadi Guru Mengejar Karir Sebagai PNS

Sebetulnya, untuk mempercepat proses pengangkatan guru menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukanlah sebuah hal yang mustahil. Terutama dalam beberapa dekade terakhir, seleksi perekrutan PNS sudah tidak hanya lagi sistem test, tetapi ada juga pengabdian di daerah 3T (terpencil, tertinggal, terisolasi). Atau yang biasa kita sebut sebagai program Sarjana Mendidik.

Dengan Menjadi Guru Mengejar Karir Sebagai PNS 2

Memang sih agak berat jika para guru yang ingin jadi PNS mengikuti program ini, karena akan ada hambatan luar biasa jika hidup di daerah terpencil. Mulai dari hambatan putusnya komunikasi, lantaran yang sedang akan ia tempati untuk mengajar adalah sekolah yang letaknya berada dalam hutan belantara.

Tapi semua perjuangan berat itu akan dibayar lunas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lewat pemberian berupa uang transportasi dan diutamakan dalam perekrutan CPNS.

Diluar daripada program SM3T saya kira masih ada kekurangan disana-sini. Terutama berkaitan dengan proses seleksi pengangkatan CPNS yang kadang masih ada di temukan kecurangan, mulai dari menyogok petugas, menyuap bupati untuk mengeluarkan SK, dan lain sebagainnya.

Guru Masih Berstatus Honorer

Guru memang kesanya menghamba akan menjadi PNS, banyak kalangan tertentu nyinyir bahwa guru tidak usah mengejar PNS karena guru adalah pahlawan tanda jasa. Jika ada elit yang bilang seperti itu mari kita tutup telinga saja. Guru memang haruslah berstatus PNS, jika guru tidak berstatus PNS maka sebaiknya jangan jadi guru saja, ingat tidak boleh dibalik.

Mengapa saya ngotot bahwa guru harus berstatus PNS, karena saya beranggapan bahwa supaya tercapainya proses pembelajaran yang atraktif guru harus dibekali dengan perangkat atau fasilitas pembelajaran yang memadai. Baik itu buku-buku bahan ajar, laptop, proyektor, dlsb.

Bagaimana mungkin seorang guru non- PNS atau biasa kita sebut guru honorer, mampu membeli laptop seharga tiga juta supaya bisa mendukung media pembelajaran yang atraktif namun ia hanya dibayar uang recehan dua ratus ribu sampai lima ratus perbulan. Buat makan saja kempas kempis apalagi buat membeli laptop. Maka menjadi PNS yang dibayar manusiawi itu adalah syarat utama guru bisa memenuhi capaian pembelajaran. Atau jika tidak sanggup pemerintah ini menyuapi para guru dengan gaji yang layak. Biarkanlah swasta yang berperan andil terhadap kemajuan dan kemakmuran para guru di Indonesia.

Toh pada nyatanya, sekolah swasta lebih memanusiakan guru honorer dengan banyak para tenaga pendidik nya yang minimal digaji sesuai UMR. Berbanding terbalik dengan sekolah negeri yang kesanya kere-njere sehingga begitu tega saja menyuapi guru honorer dengan uang recehan. Maka kembali lagi kepada konkluksi di awal, jika jadi guru harus berstatus PNS, jika tidak berstatus PNS maka sebaiknya jangan jadi guru.

Demikianlah sahabat Info GTK mengeni asumsi Dengan Menjadi Guru Mengejar Karir Sebagai PNS, namun nyatanya masih banyak diluaran sana mereka yang berprofesi sebagai guru yang berstatus honorer/guru non- PNS ikhlas mengabdi tanpa sebuah harapan.

Comments

comments

Gravatar Image
Internet Marketer - Praktisi Toko Online - Operator Dapodik Sekolah di SD Negeri Periuk 5 Kota Tangerang - Berbagi Informasi Melalui Wadah infogtk.id

Leave a Reply