Seiring bertambahnya usia perangkat komputer atau laptop dan digunakan sehari-hari, tentunya wajar jika ada permasalahan yang menurunkan kinerja perangkat tersebut, salah satunya adalah komponen harddisk akibat terbentuknya fragmen-fragmen yang terpisah dan tidak teratur.

Menggunakan komputer tentunya tidak jauh dari rutinitas menginstal, menghapus program, membuat atau mengubah file yang tersimpan di harddisk dan lain sebagainya. Rutinitas ini menyebabkan terbentuknya fragmen yang menjadi salah satu penyebab menurunnya performa dan kinerja perangkat. Salah satu permasalahan yang terlihat akibat hal ini dapat dipahami ketika komputer menjadi lambat saat menyimpan, membuka file atau program aplikasi. Untungnya, sistem operasi Windows memiliki fitur bawaan atau utilitas bawaan untuk mengatasi hal ini.


Fitur ini adalah Disk Defragmenter. Disk Defragmenter berfungsi untuk menggabungkan fragment atau pecahan file yang tersebar kemudian menyusun kembali pecahan tersebut, yang selanjutnya akan menyimpan file tersebut kembali ke ruang penyimpanan yang berdekatan di harddisk, sehingga membuat kinerja komputer atau laptop menjadi lebih cepat dan efisien. Oleh karena itu, untuk menjaga performa komputer tetap baik, sebaiknya defrag disk secara berkala, misalnya sebulan sekali, dua bulan, atau tiga bulan sekali.

Isi

bersembunyi

1
Cara Mendefrag Disk Windows 7

2
Cara Mendefrag Disk Windows 8

3
Cara Mendefrag Disk Windows 10

4
Catatan Tentang Defrag

Cara Mendefrag Disk Windows 7

  • Langkah pertama buka fitur disk defragmenter pada icon Windows di pojok kiri bawah, lalu ketik di kolom Search defragmenter disk dan klik dua kali pada defragmenter disk.


  • Setelah itu akan muncul jendela disk defragmenter dan pilih disk yang ingin didefrag. Pilih salah satu atau Anda dapat memilih keduanya, lalu tekan tombol Pergeseran dan klik dua kali pada 2 disk tersebut. Klik tombolnya Defragmentasi disk untuk memulai proses defrag disk.

  • Selanjutnya, proses awal sistem akan menganalisis disk yang didefragmentasi dan kemudian memulai proses defrag. Tunggu hingga proses defrag selesai.
  • Tunggu hingga proses defrag selesai. Jika berhasil, fragmen disk akan kembali ke 0%.

Cara Mendefrag Disk Windows 8

  • Langkah pertama dalam proses defrag di windows 8 adalah buka Desktop dan File Explorer lalu pilih salah satu drive yang akan didefrag, klik tab Mengelola dan klik Optimalkan.


  • Kemudian muncul jendela Optimize Drives dan klik Menganalisa untuk memeriksa fragmen yang diperoleh saat drive Dioptimalkan.

  • Tunggu hingga proses analisa selesai, perhatikan gambar dan hasil yang terfragmentasi.

  • Selanjutnya klik tombol tersebut Optimalkan pada drive yang sudah terfragmentasi.

  • Setelah itu komputer akan mulai menjalankan proses Defrag yang memakan waktu cukup lama dan membuat komputer menjadi lambat, namun hal ini tergantung dari jumlah file dan besar kecilnya file yang ada pada drive. Tunggu hingga proses selesai lalu akan muncul hasil persentase yang terfragmentasi.
  • Setelah proses selesai, keluar dari jendela Optimize Drives dengan mengklik tertutup.

Cara Mendefrag Disk Windows 10

  • Langkah pertama ketikkan Defragment and Optimize Disk pada kolom Cortana. Kemudian klik pencarian Defragmentasi dan Optimalkan Disk.


  • Di jendela Optimize Drive, pilih salah satu drive lalu klik Menganalisa untuk mengetahui jumlah fragmen dan perlu tidaknya disk didefragmentasi.

  • Jika hasil analisa lebih dari 5% maka drive perlu didefragmentasi. Selanjutnya, mulai Defrag dengan mengklik Optimalkan.

  • Tunggu hingga proses defrag selesai, jika berhasil maka pecahan disk akan kembali 0% dan kinerja komputer menjadi lebih baik.

Catatan Tentang Defrag

  • Defrag tidak dapat menyelesaikan masalah akut pada perangkat seperti masalah driver, monitor layar biru, komputer mati secara tiba-tiba, atau gagal booting.
  • Tipe memori SSD mempunyai cara kerja yang berbeda-beda sehingga tidak perlu dilakukan proses defrag.
  • Saat melakukan proses Defrag, sebaiknya jangan mengoperasikan aplikasi yang berat karena dapat memperlambat proses, sebaiknya gunakan aplikasi yang ringan.
  • Tidak disarankan untuk melakukan proses defrag kapan saja, rentang waktu paling ideal adalah 1 atau 2 bulan sekali.

Tidak hanya digunakan pada disk, Disk Defragmenter juga dapat digunakan pada penyimpanan lain seperti USB. Disk Defragmenter juga dapat berjalan secara otomatis dengan mengatur penjadwalan.

Demikianlah informasi yang diberikan mengenai Cara Mudah Defrag Disk Windows 7, 8 dan 10 Agar Performa Tetap OK . Semoga informasi yang diberikan bermanfaat.


Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *