asuransi perjalanan asuransi mobil terbaik asuransi mobil asuransi bni pendidikan asuransi kesehatan keluarga asuransi kesehatan kumpulan asuransi kesehatan nasional asuransi kesehatan pemerintah asuransi kesehatan untuk keluarga asuransi online asuransi pendidikan anak terbaik asuransi pendidikan bringin life investasi asuransi terbaik lembaga pendidikan asuransi indonesia makalah asuransi pendidikan

11 Bahaya Gadget Pada Anak Untuk Masa Depannya

Posted on

infogtk.id –  Sahabat GTK pada kali ini Info GTK akan membahas tentang 11 Bahaya Gadget Pada Anak untuk Masa Depannya. Sebaiknya hindari penggunaan gadget pada anak, pada dasarnya penggunaan teknologi yang berlebihan akan berbahaya, karena pemberian gadget dibawah usia 12 tahun akan menghambat perkembangan otak, mental bahkan terhadap fisiknya.

Anak dibawah dibawah usia 0-2 tahun tidak boleh dperkenalkan oleh teknologi sama sekali pendapat ini ditegaskan oleh Akademi Dokter Anak di Amerika dan Perhimpunan Dokter Anak di Kanada, dan anak umur 3-5 tahun sebaiknya dibatasi menggunakan teknologi hanya satu jam perhari. Dan anak umur diantara 6-18 tahun dibatasi 2 jam perhari.

Resiko dan bahaya kepada anak- anak dan remaja menggunakan teknologi melebihi batas usia dan waktu yang dianjurkan memliki resiko dan bahaya yang serius yang bisa mematikan. Sumber penelitian dari beragai lembaga menjadi alasan kuat kenapa orang tua sebaiknya tidak memberikan gadget pada anak sebelum usia 14 tahun. Seperti uraian yang telah dibahas tentang Sebelum Usianya 14 Tahun Jangan Beri Anak Gadget.

Berikut ini adalah 10 bahaya penggunaan gadget pada anak dan remaja secara berlebihan

1. Mengganggu pertumbuhan  otak anak

Otak anak bertumbuh dengan cepat dari usia 0-2 tahun sampai berusia 21 tahun. Otak anak tumbuh kembang sejak dini dipengaruhi oleh stimulasi lingkungan.

Sahabat Info GTK pengaruh gadget pada otak anak yaang sedang berkembang mendapat stimulasi yang berlebih dari gadget sehingga menyebabkan keterlambatan koginitift, tantrum, gangguan proses belajar, sifat implusif, kemampuan anak untuk mandiri.

2. Tumbuh kembang yang lambat

Penggunanaan gadget sangat berbahaya kepada gerak fisik anak. Membuat tumbuh kembang anak terhadap fisiknya menjadi terlambat, memperkenalkan teknologi pada anak mempengaruhi kemampuan anak untuk literasi dan prestasi akademik anak secara negatif.

3. Obesitas

Penggunaan televisi dan video game beresiko meningkatkan obesitas sebanyak 30%, berkaitan dengan meningkatkatnya kasus obesitas pada anak sebaiknya alat elektronik agar tidak bisa diakses sendiri .

Resiko diabetis akan dialami mengalami obesitas. sehinga beresiko mengalami stoke dini atau  serangan jantung, serta usia harapan hidup yang rendah.

4. Kurang tidur

Penggunaan tenologi tanpa pengawasan pada anak akan mengakibatkan anak kesulitan untuk tidur 75% anak usia 9-10 tahun mengalami kesulitan tidur. dan akan berdampak buruk pada nilai akademis anak, karena otak anak berkembang  dengan baik saat tidur, agar anak memiliki otak yang berfungsi sangat baik maka anak harus tidur yang cukup.

 5. Kelainan Mental

Hasil Penelitian di Bristol University  tahun 2010 menyatakan, penggunaan gadget pada anak  berbahaya karena dapat meningkatkan risiko depresi, kurang atensi, psikosis , gangguan kecemasan,   autisme, kelainan bipolar,  dan perilaku bermasalah lainnya.

6. Sifat agresif

Konten yang tersebar diinternet perlu dilakukan pengawasan pada anak karena dapat menimbulkan sifat anak menjadi agresif.  Kekerasan fisik dan seksual banyak tersebar diinternet dan jika tidak melakukan pengawasan anak bisa meniru itu semua, sehingga dapat memicu timbulnya sikap agresif dan cenderung menyerang orang lain.

7. Kecanduan

Anak akan semakin jauh kepada orangtuanya jika orangtua terlalu bergantung pada teknologi, ikatan anak dan orangtua perlu ditingkatkan, biasanya anak untuk mengisi kekosongan waktu bersama orantua anak mencari gadget unuk menghibur yang akhirnya anak menjadi tergatungan dan tidak bisa dilepas.

 8. Pikun digital

Konten dimedia yang memiliki attention span yang pendek membuat anak menjadi tidak fokus, hal ini membuat kemampuan anak konsentrasi dan memori anak berkurang. Sehingga susah memusatkan perhatian.

Semua ini dapat memicu kondisi anak yang disebut pikun digital, karena jika anak terpapar pada teknologi terlalu banyak, anak tidak dapat memusatkan perhatian.

9. Radiasi emisi

WHO Pada bulan Mei 2011, memasukkan handphone dan gadget tanpa kabel lainnya masuk kategori Risiko 2B (penyebab kemungkinan kanker), karena radiasi emisi yang dikeluarkan  handphone dan gadget.

James McNamee dari Lembaga Kesehatan Kanada, memberi peringatan pada 2011 lalu:

“Anak-anak lebih sensitif terhadap radiasi dibanding orang dewasa. Karena otak anak dan sistem imun mereka masih dalam tahap berkembang. Jadi, ingat risiko pada anak sama dengan risiko pada orang dewasa.”

10. Proses belajar yang tidak berkelanjutan

Penggunaan teknologi   pada anak yang berlebihan , dapat membuat proses belajar anak tidak kontinyu. Karena kemampuan teknologi ini membuat segalanya menjadi  sangat mudah, sehingga otaknya  tidak dapat  terasah, disebabkan oleh kemudahan yang ditawarkan untuk mencari jalan pintas dari teknologi.

11. Gangguan pada mata

Terlalu sering menatap layar pada gadget bisa menyebabkan mata anak jadi buram, kering dan bahkan anak jadi sering sakit kepala. disinilah peran orangtua sangat dibutuhkan karena jika mata anak rusak maka akan sangat tidak baik untuk perkembangannya.

Sahabat Info GTK demikian pembahsan 11 Bahaya Gadget Pada Anak Untuk Masa Depannya mari bijak dalam menggunakan teknologi sebaik mungkin, dan biarkan anak berkembang dengan baik tanpa hambatan, lindungi mereka sebelum otaknya dicemari dari hal-hal negatif dari teknologi ini.

Comments

comments

Gravatar Image
Pembina Pramuka - Guru PJOK - Operator Dapodik Sekolah di SD Negeri Periuk 3 Kota Tangerang - Belajar Berbagi Informasi Guna Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Leave a Reply