Dalam istilah ekonomi, persaingan antar penjual akan membentuk berbagai jenis pasar barang, yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna. Salah satu pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar monopoli. Pasar jenis ini memiliki ciri khas yang membedakannya dengan pasar lainnya.

Memahami Pasar Monopoli

Pasar monopoli mempunyai satu penjual yang menjual suatu produk berupa barang dan jasa yang tidak mempunyai produk substitusi. Jika dilihat dari struktur pasarnya, pasar monopoli mempunyai ciri-ciri yang sangat berbeda dengan pasar persaingan sempurna yang terdiri dari banyak penjual.

Sebab, dalam pasar monopoli hanya ada satu penjual atau satu perusahaan tetapi banyak pembeli. Barang yang diproduksi oleh perusahaan atau penjual di pasar monopoli tidak mempunyai substitusi sehingga tidak terjadi persaingan.

Oleh karena itu, laba yang diperoleh perusahaan monopoli merupakan laba yang melebihi nilai normalnya. Perusahaan atau penjual yang mempunyai hak monopoli disebut perusahaan monopoli.

Faktor-Faktor yang Membentuk Pasar Monopoli

Terbentuknya pasar monopoli disebabkan oleh beberapa faktor yang menghalangi perusahaan atau penjual lain untuk memasuki pasar tersebut (barrier to entry). Faktor penghambat terbentuknya pasar monopoli terbagi menjadi 2 yaitu faktor penghambat teknis dan faktor penghambat hukum.

  1. Faktor Penghambat Teknis

Faktor penghambat teknis merupakan faktor penyebab terbentuknya pasar monopoli karena salah satu penjual mampu menghasilkan suatu produk secara inovatif dari perkembangan teknologi dan lain sebagainya.

Misalnya penjual menemukan metode produksi baru yang menghasilkan produk dengan kualitas lebih tinggi, dan sebagainya.

  1. Faktor Penghambat Hukum

Faktor penghambat hukum merupakan faktor yang timbul akibat diberikannya hak monopoli oleh penguasa suatu daerah untuk menjual atau memproduksi suatu produk.

Pemberian hak monopoli dari pemerintah kepada satu pihak telah menutup peluang pihak lain untuk menjalankan usaha di bidang tersebut. Faktor penghambat hukum dilakukan oleh pemerintah di Indonesia dengan memberikan hak monopoli kepada perusahaan-perusahaan milik negara seperti PLN, Pertamina dan lainnya.

Faktor penghambat hukum tidak hanya berupa hak monopoli yang dilakukan pemerintah tetapi juga timbul akibat pemberian hak paten oleh pemerintah untuk memproduksi dan menjual suatu produk. Dengan adanya Paten, maka pihak lain tidak diperkenankan untuk memanfaatkan hak yang berkaitan dengan Paten tersebut.

Jenis Pasar Monopoli

Pasar monopoli sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pasar monopoli murni dan pasar hampir monopoli. Di Indonesia, terdapat perusahaan yang masuk dalam salah satu jenis pasar monopoli.

  1. Pasar Monopoli Murni

Pasar monopoli murni merupakan jenis pasar yang mengikuti ciri-ciri asli pasar monopoli. Dalam pasar ini hanya ada satu pihak yang menguasai suatu lapangan usaha di suatu negara.

Di Indonesia, hak pasar monopoli diberikan kepada beberapa BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dengan tujuan agar penguasaan terhadap bidang usaha tersebut tidak dikuasai oleh pihak swasta.

Contoh pasar monopoli murni adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang diberi kekuasaan penuh oleh negara untuk mendistribusikan listrik ke seluruh pelosok negeri. Ada pula PT Kereta Api yang diberi kewenangan tunggal untuk mengoperasikan perkeretaapian di Tanah Air.

Perusahaan Air Minum (PAM) juga merupakan contoh pasar monopoli murni yang menguasai hak distribusi air ke rumah tangga. PT Pertamina juga mendapat hak izin sebagai BUMN untuk menyalurkan minyak dan gas bumi negara kepada masyarakat.

  1. Dekat Pasar Monopoli

Pasar mendekati monopoli adalah jenis pasar yang tidak sepenuhnya merupakan pasar monopoli. Dalam kondisi tertentu, pihak tertentu menjadi penguasa tunggal, namun pada kondisi lain tidak berlaku.

Contoh pasar yang hampir monopoli adalah adanya satu usaha yang menguasai suatu bidang usaha tertentu di suatu daerah. Bisnis ini mungkin merupakan satu-satunya otoritas di wilayah tersebut namun bukan satu-satunya di wilayah lain karena ada perusahaan lain yang juga menawarkan barang atau jasa serupa. Hal ini membuat pelaku pasar beralih mendekati monopoli.

Menentukan Untung dan Kerugian di Pasar Monopoli

Gambar 1. Kurva keuntungan maksimum di pasar monopoli

Dari Gambar 1 terlihat bahwa untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal, perusahaan harus menentukan keseimbangan biaya dan output yang menghasilkan keuntungan yang besar. Keuntungan diperoleh dari total pendapatan dikurangi biaya.

Ciri-ciri Pasar Monopoli

  1. Hanya Ada Satu Perusahaan

Dalam pasar monopoli hanya terdapat satu perusahaan sehingga produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut tidak dapat diperoleh dari tempat lain. Hal ini membuat pembeli tidak punya pilihan lain selain memberi dari perusahaan monopoli.

Perusahaan monopoli dapat menetapkan syarat-syarat penjualan. Sayangnya, kondisi ini umumnya mengakibatkan kurangnya dorongan untuk berinovasi guna meningkatkan kualitas layanan perusahaan.

  1. Tidak ada barang substitusi serupa

Dalam pasar monopoli tidak ada barang substitusi atau barang substitusi selain yang diproduksi oleh perusahaan monopoli. Produk listrik dari PLN merupakan salah satu contoh produk yang tidak memiliki substitusi di pasaran.

  1. Perusahaan Adalah Penentu Harga

Perusahaan monopoli yang merupakan otoritas tunggal di pasar memberikan hak kepada perusahaan tersebut untuk menetapkan harga pasar (price maker). Permintaan di pasar sama dengan permintaan yang dihadapi perusahaan secara keseluruhan, sehingga berlaku hukum permintaan.

  1. Ada Hambatan Masuk ke Pasar

Ciri lain dari pasar monopoli adalah adanya hambatan bagi perusahaan lain yang ingin memasuki industri tersebut atau hambatan masuk. Hambatan ini juga menjadi faktor penyebab terbentuknya pasar monopoli.

Jika kendala tersebut tidak ada, baik kendala teknis maupun kendala hukum, maka perusahaan lain juga akan tertarik untuk memasuki bidang industri ini.

  1. Perusahaan Tidak Perlu Promosi dan Periklanan

Umumnya perusahaan monopoli tidak perlu menarik pembeli melalui iklan atau promosi. Hal ini dikarenakan perusahaan tersebut merupakan satu-satunya penyedia produk yang ada di pasar sehingga tidak memiliki persaingan dengan perusahaan lain.

Kekuatan dan kelemahan

1. Keuntungan Pasar Monopoli

  • Perusahaan yang mempunyai hak monopoli mempunyai peluang lebih besar untuk melakukan pengembangan dan penelitian karena memperoleh keuntungan yang besar. Pengembangan yang dilakukan dapat meningkatkan teknik produksi, menciptakan produk baru, dan meningkatkan kualitas produk.
  • Perusahaan monopoli akan melakukan produksi dalam skala besar sehingga mendorong efisiensi produksi. Efisiensi mencakup pembelian bahan mentah dalam jumlah besar, spesialisasi pekerjaan, dan penerapan teknologi secara massal.

2. Kelemahan Pasar Monopoli

  • Adanya monopoli menyebabkan distribusi kekayaan menjadi kurang merata. Pihak monopoli akan memperoleh keuntungan di atas normal yang hanya dinikmati oleh pemilik usaha dan pemegang saham
  • Tidak banyak pilihan yang tersedia bagi konsumen dalam menggunakan barang dan jasa
  • Ada kemungkinan harga barang yang ditetapkan perusahaan cukup tinggi atau mahal karena perusahaan sadar akan posisinya sebagai pemimpin pasar. Hal ini tentu sangat merugikan, apalagi jika produk yang dikuasai merupakan produk yang berdampak pada hajat hidup orang banyak.

Pasar monopoli terjadi karena adanya hambatan yang menghalangi perusahaan lain untuk memasuki industri tersebut. Hambatan dapat disebabkan oleh perizinan pemerintah atau hambatan teknis.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *