Pernahkah Anda melihat benda yang bertabrakan? Ketika terjadi tumbukan antar benda, ada beberapa besaran penting yang digunakan untuk menganalisis benda tersebut. Besaran yang digunakan untuk menganalisis tumbukan dua benda atau lebih adalah prinsip momentum impuls.

Memahami Momentum dan Impuls

Istilah momentum sebenarnya bukan istilah asing dalam kehidupan sehari-hari. Namun istilah momentum dalam fisika adalah besaran yang digunakan untuk menentukan sulitnya menghentikan suatu benda yang bergerak. Jadi momentum dalam fisika erat kaitannya dengan kecepatan dan massa.

Setiap benda yang bergerak mempunyai momentum. Momentum adalah hasil kali massa dan kecepatan suatu benda yang bergerak. Momentum sering juga disebut dengan besaran gerak.

Momentum merupakan besaran vektor karena dipengaruhi oleh kecepatan yang memperhitungkan arah gerak benda (termasuk besaran vektor). Karena momentum termasuk dalam besaran vektor, maka penambahan momentum harus memperhatikan arah gerak.

Jumlah momentum yang mencakup besaran vektor disebut vektor resultan.

Sedangkan impuls suatu benda merupakan hasil perkalian gaya dengan selang waktu gaya bekerja pada benda. Seperti halnya momentum, impuls juga merupakan besaran vektor karena gaya merupakan besaran vektor. Arah impuls sama dengan arah gaya.

Untuk memudahkan memahami prinsip impuls, perhatikan grafik impuls di bawah ini:

Gambar 1. Grafik Impuls

Pada Gambar 1 di atas terlihat bahwa besarnya impuls yang dilakukan oleh suatu gaya akan mempunyai besar yang sama dengan luas area di bawah grafik terhadap waktu (grafik gaya (F) terhadap waktu

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *