Dalam masyarakat, istilah kelajuan, kelajuan, dan percepatan sering kali diartikan sama, yaitu seberapa cepat suatu benda berpindah dari satu titik ke titik lainnya. Pada speedometer kendaraan bermotor, angka yang tertera pada alat tersebut diartikan sebagai kecepatan atau kecepatan kendaraan. Jadi, apa bedanya?

Memahami Kecepatan

Istilah kelajuan dan kecepatan seringkali diartikan sama. Faktanya, kelajuan merupakan besaran skalar sedangkan kelajuan merupakan besaran vektor. Oleh karena itu, kecepatannya akan selalu positif apapun arah gerak benda.

Misalnya suatu kendaraan bergerak ke utara kemudian kembali ke selatan, maka nilai kelajuan benda selalu positif. Kecepatan suatu benda bergerak diukur dengan menggunakan speedometer.

Kelajuan atau laju adalah suatu istilah dalam fisika yang digunakan untuk menyatakan seberapa jauh suatu benda bergerak dan berpindah dari suatu tempat ke tempat lain dalam selang waktu tertentu. Misalnya sebuah kendaraan berupa mobil menempuh jarak 280 km dalam waktu 4 jam.

Dari keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa kecepatan rata-rata gerak benda adalah 70 km/jam. Jadi kelajuan rata-rata suatu benda yang bergerak dapat diartikan sebagai jumlah jarak yang ditempuh benda sepanjang lintasannya dibagi dengan lamanya waktu yang diperlukan untuk mencapai jarak tersebut.

Memahami Kecepatan

Kecepatan merupakan kebalikan dari kecepatan karena memperhitungkan arah gerak benda atau merupakan besaran vektor. Kecepatan diartikan sebagai kecepatan pergerakan posisi suatu benda dalam selang waktu tertentu.

Untuk mengukur kecepatan gerak suatu benda digunakan velocimeter. Velocimeter berbeda dengan speedometer karena alat ini mempunyai penghitung angka negatif yang digunakan untuk menunjukkan arah sebaliknya.

Jadi perbedaan utama antara kelajuan dan kelajuan adalah kelajuan rata-rata yang digunakan berkaitan dengan perpindahan dan bukan total jarak yang ditempuh benda.

Memahami Akselerasi

Secara singkat percepatan dapat diartikan sebagai besaran yang menunjukkan seberapa cepat kecepatan suatu benda bergerak berubah. Berbeda dengan kecepatan yang digunakan untuk menunjukkan seberapa cepat posisi suatu benda bergerak berubah.

Jadi percepatan sesaat diartikan sebagai perubahan kecepatan gerak suatu benda atau partikel dalam selang waktu yang sangat singkat. Jadi untuk menghitung percepatan sesaat, selang waktu yang digunakan sangat pendek atau bahkan mendekati nol.

Rumus

Rumus Kecepatan

Kecepatan berbeda dengan kecepatan karena kecepatan menghitung total jarak yang ditempuh suatu benda tanpa mempertimbangkan arah gerak benda tersebut. Jika kelajuan memperhitungkan arah gerak benda yaitu perpindahan benda dari titik mula, maka kelajuan hanya menghitung total jarak gerak benda.

Rumus Kecepatan Rata-Rata

Pada saat suatu benda bergerak, umumnya benda tersebut akan mengalami percepatan dan perlambatan yang disebabkan oleh berbagai faktor. Misalnya saja ketika kendaraan bermotor melaju di jalan raya, maka sepeda motor akan melambat dan melaju kencang.

Jadi kecepatan yang digunakan adalah kecepatan rata-rata kendaraan bergerak yang dihitung dengan membagi total jarak yang ditempuh benda dengan waktu yang dibutuhkan benda untuk bergerak.

Rumus Kecepatan

Ketika suatu benda bergerak seperti kendaraan di jalan umum, tentu saja kecepatan pergerakan benda tersebut tidak bisa sama setiap saat. Ada kalanya kendaraan bergerak lebih lambat atau lebih cepat.

Untuk mengetahui berapa kecepatan kendaraan pada suatu saat tertentu digunakan konsep kecepatan sesaat.

Rumus Kecepatan Rata-Rata

Rumus Percepatan

Untuk menghitung percepatan sesaat, terlebih dahulu kita harus mengetahui pengertian percepatan sesaat, yaitu percepatan rata-rata gerak suatu benda pada batas Δt yang nilainya sangat kecil yaitu mendekati nol. Jadi rumus menghitung percepatan sesaat (a) satu dimensi adalah:

Informasi:

a = percepatan sesaat gerak suatu benda (m/s²)
Δt = interval waktu yang sangat kecil mendekati 0 (s)
Δv = perubahan kecepatan yang sangat kecil selama selang waktu Δt (m/s)

Rumus Percepatan Rata-Rata

Pada umumnya benda atau kendaraan yang bergerak tidak akan bergerak dengan kecepatan yang konstan atau tetap. Dalam kehidupan sehari-hari, umumnya benda yang bergerak cenderung mengalami percepatan atau perlambatan.

Benda bergerak yang dipercepat atau diperlambat merupakan fenomena perubahan kecepatan suatu benda dalam selang waktu tertentu. Perubahan kecepatan suatu benda disebabkan oleh adanya percepatan. Percepatan merupakan besaran vektor yaitu besaran yang dipengaruhi oleh arah gerak suatu benda.

Sedangkan nilai merupakan kecepatan yang termasuk dalam besaran skalar. Untuk menghitung percepatan rata-rata, bagilah perubahan kecepatan selama selang waktu.

Contoh Soal Kelajuan, Kelajuan & Percepatan

Sebuah kendaraan roda dua awalnya bergerak dari kecepatan 20 m/s menjadi 38 m/s dalam selang waktu 6 sekon. Tentukan kecepatan rata-rata kendaraan roda dua tersebut selama selang waktu tersebut?

Diskusi

Dikenal:

v = 38 m/s
v0 = 20 m/s
Δt = 6 detik

Menjawab:

Jadi percepatan rata-rata kendaraan roda dua tersebut adalah 3 m/s²

Ayah saya pergi ke kantor dengan mobil menuju selatan sejauh 500 meter. Kemudian ayah berbelok ke utara sejauh 120 m. Perjalanan ayah saya memakan waktu 15 menit. Tentukan kelajuan rata-rata dan kelajuan rata-rata mobil ayah?

Diskusi

Dikenal:

Jarak ke selatan = 500 m
Jarak ke utara = 120 m
Waktu = 15 menit

Menjawab:

Untuk menghitung kecepatan rata-rata, digunakan total jarak yang ditempuh:

Jarak keseluruhan

= AB + SM
= 500m + 120m
= 620 m

Waktu = 15 menit x 60 detik = 900 detik

Untuk menghitung kecepatan rata-rata, digunakan perpindahan:

Pemindahan

= AB – SM
= 500m – 120m
= 380 m

Istilah kelajuan, kecepatan, percepatan mempunyai arti yang berbeda-beda walaupun keduanya digunakan dalam Fisika untuk menggambarkan gerak benda dalam selang waktu tertentu. Kelajuan merupakan besaran skalar dan kelajuan merupakan besaran vektor. Sedangkan percepatan menunjukkan perubahan kecepatan gerak.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *